Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Quick Count DPC PKB Pasuruan, Pasangan Tunggal "Adjib" Klaim Unggul

Kompas.com - 28/06/2018, 11:54 WIB
Kontributor Pasuruan, Moh. Anas,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

PASURUAN, KOMPAS.com - Berdasarkan quick count yang dirilis DPC PKB Pasuruan, pasangan calon (paslon) tunggal Irsyad Yusuf-Mujib Imron (Adjib) meraih suara signifikan sebesar 77,8 persen pada pilkada serentak Rabu (27/6/2018). 

Paslon tunggal tersebut diusung Hanura, Demokrat, PPP, PKS, PDI-P, NasDem, Gerindra, PKB, Golkar.

 

"Perolehan suara tersebut merupakan buah kerja keras tim selama perhelatan di pemilihan bupati", ujar Sudiono Fauzan, juru bicara paslon Adjib, Rabu (27/6/2010).

Quick count yang digelar DPC PKB Kabupaten Pasuruan tersebut mengumpulkan 100 persen sampel di 24 kecamatan. Rinciannya, perolehan pasangan Adjib sebanyak 77,8 persen dan pemilih pada kotak kosong 22,2 persen.

Baca juga: Jadi Calon Tunggal, Petahana di Pilkada Pasuruan Fokus Ajak Warga ke TPS

Hasil survei juga menyebutkan partisipasi pemilih yang datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) mencapai 74,3 persen dan margin of error mencapai 2,7 persen. "Sampel 120 TPS dengan sebaran proporsional di 24 kecamatan," jelasnya.

Sebelumnya, pasangan tunggal yang didukung semua parpol di parlemen Pasuruan itu menargetkan 80 persen perolehan suara.

Namun seiring banyaknya perlawanan dari gerakan penolakan dari sejumlah individu melalui media sosial, kepercayaan terhadap pasangan Adjib menurun.

"Ya itu mungkin dampak pembangunan sejumlah proyek strategis nasional menjadikan akses jalan terganggu. Namun kami tetap optimis dan akhirnya kami mengucapkan terima kasih atas dukungan terjadap Adjib," pungkas Sudiono.

Kompas TV Presiden Joko Widodo meresmikan Tol Gempol – Pasuruan di kota Pasuruan, Jawa Timur.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com