Ini Hasil Akhir 4 Quick Count Pilkada Jabar: RK-Uu Menang - Kompas.com

Ini Hasil Akhir 4 Quick Count Pilkada Jabar: RK-Uu Menang

Kompas.com - 27/06/2018, 19:53 WIB
Empat pasangan calon gubernur-wagub Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri)-Uu Ruzhanul Ulum (kedua kiri), TB Hasanuddin (ketiga kiri)-Anton Charliyan (keempat kiri), Sudrajat (keempat kanan)-Ahmad Syaikhu (ketiga kanan), dan Deddy Mizwar (kedua kanan)-Dedi Mulyadi (kanan) menunjukkan nomor urut masing-masing saat rapat pleno pengundian nomor urut oleh KPU Jawa Barat di Sport Centre Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/2/2018). Pasangan Ridwan Kamil-Uu mendapat nomor urut satu, TB Hasanuddin-Anton nomor urut dua, Sudrajat-Syaikhu nomor urut tiga, dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi nomor urut empat.KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA Empat pasangan calon gubernur-wagub Jawa Barat Ridwan Kamil (kiri)-Uu Ruzhanul Ulum (kedua kiri), TB Hasanuddin (ketiga kiri)-Anton Charliyan (keempat kiri), Sudrajat (keempat kanan)-Ahmad Syaikhu (ketiga kanan), dan Deddy Mizwar (kedua kanan)-Dedi Mulyadi (kanan) menunjukkan nomor urut masing-masing saat rapat pleno pengundian nomor urut oleh KPU Jawa Barat di Sport Centre Arcamanik, Bandung, Jawa Barat, Selasa (13/2/2018). Pasangan Ridwan Kamil-Uu mendapat nomor urut satu, TB Hasanuddin-Anton nomor urut dua, Sudrajat-Syaikhu nomor urut tiga, dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi nomor urut empat.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah lembaga survei yang melaksanakan hitung cepat atau quick count untuk Pilkada Jawa Timur 2018 sudah memasukkan 100 persen data dari tempat pemungutan suara (TPS).

Berikut data tiga lembaga survei pada Litbang Kompas, Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Populi dan LSI.

1. Quick count Litbang Kompas:

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dinyatakan menang dalam hitung cepat Litbang Kompas.

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum: 32,54 persen
Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan: 12,2 persen
Sudrajat-Ahmad Syaikhu: 29,53 persen
Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 25,72 persen

Dalam hitung cepat ini Litbang Kompas mengambil 400 sampel TPS dengan metode pemilih sampel stratified sistematic sampling yang tersebar di seluruh daerah.

Adapun simpangan kesalahan (margin of error) 1 persen. Artinya, hasil survei bisa bertambah atau berkurang sekitar 1 persen. Survei ini memiliki tingkat kepercayaan 99 persen.

 

2. Quick count SMRC:

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dinyatakan menang dalam hitung cepat SMRC.

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum: 32,26 persen
Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan: 12,77 persen
Sudrajat-Ahmad Syaikhu: 29,58 persen
Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 25,38 persen

Populasi dalam quick count ini adalah seluruh pemilih sah yang datang ke 300 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Jawa Tengah.

Sampel dipilih menggunakan metode stratified cluster random sampling dengan margin of error plus minus 1 persen dan tingkat kepercayaan 99 persen.

 

3. Quick count Populi Center:

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dinyatakan menang dalam hitung cepat Populi Center.

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum: 33,23 persen
Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan: 12,45 persen
Sudrajat-Ahmad Syaikhu: 28,73 persen
Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 25,59 persen

Hitung cepat Populi Center menggunakan sampel dari 600 tempat pemungutan suara (TPS) yang ditarik dari populasi seluruh TPS. Metode yang digunakan yakni simple random sampling dengan margin of error plus minus 1 persen.

 

4. Quick count LSI:

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum dinyatakan menang dalam hitung cepat LSI.

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum: 32,98 persen
Tubagus Hasanuddin-Anton Charliyan: 12,98 persen
Sudrajat-Ahmad Syaikhu: 27,98 persen
Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi: 26,07 persen

LSI Denny JA mencatat voter turnout (VTO) mencapai 69,14 persen. Adapun margin of error 1 persen.


Angka dalam quick count ini bukan hasil penghitungan resmi. Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru akan melakukan rekapitulasi pemungutan suara hingga 9 Juli 2018 mendatang, sehingga hasil penghitungan resminya baru diumumkan setelah proses rekapitulasi selesai.


Terkini Lainnya

36 Eksemplar Tabloid Indonesia Barokah Tersebar di 12 Masjid Kota Bekasi

36 Eksemplar Tabloid Indonesia Barokah Tersebar di 12 Masjid Kota Bekasi

Megapolitan
Diancam Dilaporkan ke KPK, KPU Siap Hadapi Konsekuensi Terkait Polemik OSO

Diancam Dilaporkan ke KPK, KPU Siap Hadapi Konsekuensi Terkait Polemik OSO

Nasional
Sultan Pahang Terpilih Menjadi Raja Baru Malaysia

Sultan Pahang Terpilih Menjadi Raja Baru Malaysia

Internasional
Kisah Tentara Jepang yang Bersembunyi di Hutan Selama 28 tahun

Kisah Tentara Jepang yang Bersembunyi di Hutan Selama 28 tahun

Internasional
Tim Kampanye Nasional Wakili Jokowi Penuhi Panggilan Bawaslu DKI

Tim Kampanye Nasional Wakili Jokowi Penuhi Panggilan Bawaslu DKI

Megapolitan
5 Fakta Tim Inspektorat Jatim Datangi Wabup Trenggalek, Irit Bicara hingga Tolak Beri Keterangan

5 Fakta Tim Inspektorat Jatim Datangi Wabup Trenggalek, Irit Bicara hingga Tolak Beri Keterangan

Regional
Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu karena Diduga Menghina Prabowo

Jokowi Dilaporkan ke Bawaslu karena Diduga Menghina Prabowo

Nasional
Pihak Fahri Hamzah Ancam Ajukan Penyitaan Aset PKS

Pihak Fahri Hamzah Ancam Ajukan Penyitaan Aset PKS

Nasional
China Tahan Warga Australia atas Tuduhan Ganggu Keamanan Nasional

China Tahan Warga Australia atas Tuduhan Ganggu Keamanan Nasional

Internasional
KPK Disarankan Umumkan Nama Anggota DPR yang Belum Lapor LHKPN

KPK Disarankan Umumkan Nama Anggota DPR yang Belum Lapor LHKPN

Nasional
Temui Kedua Kubu di Pilpres, Dubes Uni Eropa Tegaskan Pihaknya Netral

Temui Kedua Kubu di Pilpres, Dubes Uni Eropa Tegaskan Pihaknya Netral

Nasional
Mantan Gangster asal Korsel Tewas Ditembak di Gedung Karaoke di Tokyo

Mantan Gangster asal Korsel Tewas Ditembak di Gedung Karaoke di Tokyo

Internasional
Gunung Papandayan Jadi TWA, Ridwan Kamil Segera Gelar Rapat

Gunung Papandayan Jadi TWA, Ridwan Kamil Segera Gelar Rapat

Regional
Sekda DKI Sebut Izin Food Street di Pulau Reklamasi Bisa Sambil Jalan

Sekda DKI Sebut Izin Food Street di Pulau Reklamasi Bisa Sambil Jalan

Megapolitan
Diperiksa KPK, Menpora Mengaku Ditanya Tupoksi dan Mekanisme Pengajuan Dana Hibah

Diperiksa KPK, Menpora Mengaku Ditanya Tupoksi dan Mekanisme Pengajuan Dana Hibah

Nasional

Close Ads X