Petahana Pilkada Pangkal Pinang Kalah di Lapas Tua Tunu

Kompas.com - 27/06/2018, 15:38 WIB
Panitia pemungutan suara saat melakukan penghitungan di TPS 5 Lapas Tua Tunu Pangkal Pinang.KOMPAS.com/Heru Dahnur Panitia pemungutan suara saat melakukan penghitungan di TPS 5 Lapas Tua Tunu Pangkal Pinang.

PANGKAL PINANG,KOMPAS.com - Calon petahana Pilkada Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, M Sopian, kalah di TPS 5 Lembaga Pemasyarakatan Tua Tunu.

M Sopian yang kembali mencalonkan diri sebagai wakil wali kota, mendampingi Maulana Akil hanya mampu meraup 5 suara.

Perolehan suara terbanyak diraih pasangan Saparudin-Edison dengan 67 suara, disusul Endang-Ismiryadi 10 suara.

Sementara pasangan Rinaldi Abdullah-Sarjulianto yang maju dari jalur perseorangan tidak mengantongi satu pun atau nol suara.


Baca juga: Ikuti Hasil Quick Count Pilkada Serentak 2018 di Kompas.com

Ketua KPPS TPS 5 Lapas Tua Tunu, Zulhendri mengatakan, total surat suara digunakan sebanyak 89 lembar yang 7 di antaranya dinyatakan tidak sah.

"Suara tidak sah karena dicoblos lebih dari satu pasangan calon, dan ada juga yang mencoblos di luar kotak gambar paslon," kata Zulhendri yang ditemui Kompas.com di Lapas Tua Tunu, Rabu (27/6/2018).

Dia mengungkapkan, seluruh proses pemungutan suara berlangsung sesuai jadwal yang telah ditentukan. TPS 5 berada di dalam lapas, tepatnya di ruang gedung serbaguna.

"Semua saksi dan panwas hadir dan kami langsung melakukan penghitungan setelah waktu pemilihan berakhir," ujarnya. pungkasnya. 



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X