Hari Ini, 5 Juta Lebih Warga Sumsel Mengikuti Pilkada

Kompas.com - 27/06/2018, 08:24 WIB
Susana pencoblosan di TPS 016, Kelurahan Pahlawan,Kecamatan Kemuning, Palembang, Sumatera Selatan , Rabu (27/6/2018)Kompas.com/ Aji YK Putra Susana pencoblosan di TPS 016, Kelurahan Pahlawan,Kecamatan Kemuning, Palembang, Sumatera Selatan , Rabu (27/6/2018)

PALEMBANG, KOMPAS.com - Sebanyak 5.646.693 warga Sumatera Selatan ( Sumsel) mengikuti Pemilihan Kepala Daerah ( PIlkada) untuk memilih calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan periode 2018-2023, yang berlangsung hari ini, Rabu (27/6/2018).

Di Sumatera Selatan sendiri, memiliki 17 Kabupaten/ kota dengan jumlah Tempat Pemungutan Suara ( TPS) sebanyak 16.903.

Komisioner KPU Sumsel Divisi Teknis Liza Lizuarni mengatakan, persiapan mereka hingga hari pencoblosan telah mencapai 96 persen. Sehingga semua tahapan seperti pengiriman logistik dan sebagainya telah dilakukan.

"Semuanya sudah beres, dan pelaksanaan berlangsung hari ini. Untuk warga Sumsel mengikuti Pilkada,” kata Liza.

Baca juga: Debat Pilkada Sumsel Berlangsung Kondusif, Setiap Paslon Paparkan Strateginya

Seluruh kotak suara, sambung Liza nantinya akan dikirim langsung ke KPPS masing-masing. Sehingga tak adanya kotak suara yang menginap di TPS.

“ Setelah pencoblosan selesai, kotak suara langsung dibawa ke KPPS, tidak boleh diinapkan di TPS atau dimanapun kecuali disana," ujarnya.

Dalam Pilkada Sumsel sendiri, diikuti oleh empat pasangan calon.

Nomor urut 1 pasangan Herman Deru-Mawardi Yahya yang diusung Partai NasDem, Partai Amanat Nasional, dan Partai Hanura.

Nomor urut 2 pasangan Saifuddin Aswari Rivai-Irwansyah yang diusung Partai Gerindra dan PKS.

Nomor urut 3 pasangan Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyudin diusung Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Bulan Bintang.

Sedangkan nomor urut 4 adalah pasangan Dodi Reza Alex-Giri Ramanda Kiemas yang diusung Partai Golkar, PDI Perjuangan, dan PKB.

Baca juga: Daerah Terjauh Jadi Prioritas Pendistribusian Logistik Pilgub Sumsel

Kompas TV Masyarakat yang memiliki hak pilih adalah masyarakat yang sudah berusia 17 tahun ke atas.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya


Close Ads X