TNI - Polri Perkuat Keamanan di Nduga, Lokasi Tertembaknya Trigana Air

Kompas.com - 26/06/2018, 08:39 WIB
Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar usai rapat koordinasi tingkat menteri terkait situasi keamanan Papua, di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (2/11/2017). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar usai rapat koordinasi tingkat menteri terkait situasi keamanan Papua, di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Kamis (2/11/2017).

JAYAPURA, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah (Polda) Papua dan Kodam XVII Cendrawasih akan mempertebal pengamanan di Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua pasca serangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah setempat, pada Senin (25/6/2018).

Sebelumnya diberitakan, pesawat jenis Twin Otter milik maskapai Trigana Air ditembak oleh KKB sesaat setalah mendarat di Bandara Kenyam, sekitar pukul 09.45 WIT.

Insiden ini mengakibatkan Pilot pesawat benama Abdul Kamil terkena serpihan peluru dibagian punggung kanan, sementara Co-Pilot dan 15 penumpang yang merupakan anggota Brimob selamat.

Pascainsiden itu juga, Kelompok KKB menyerang lima warga sipil dengan tembakan di sekitar areal bandara ketika melarikan diri dari kejaran aparat. Tiga warga dinyatakan meninggal dunia akibat terkena tembakan, sementara dua warga lainnya mengalami luka benda tajam.

Baca juga: Pesawat Dimonim Ditembak KKB di Bandara Kenyam Papua, Kopilot Terluka

Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan pasca penyerangan itu, Polri dan TNI siap siaga, guna mencegah terjadinya serangan susulan.

"Nduga termasuk salah satu daerah yang rawan gangguan KKB saat Pilkada. Jadi nanti kami akan mempertebal pasukan pada 27 Juni 2018, agar TPS tertentu yang masuk kategori rawan satu dan dua, dapat melaksanakan pilkada yang aman dan tentrak l," ungkap Kapolda usai rapat tertutup bersama Forkimpimda Papua di Mapolda Papua, Senin (25/6/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Boy Rafli menambahkan, saat ini pihaknya bersama TNI tengah fokus melakukan pengejaran terhadap para pelaku penembakan yang kerap berulah di wilayah Kenyam dan sekitarnya.

"Aparat Kepolisian dan TNI akan memprioritaskan pengejaran para pelaku. Kita sudah kantongi identitas terduga pelaku dari data intelejen, tetapi kami tidak bisa sebutkan ke media tentang identitas mereka," ujarnya

Baca juga: Usai Tembak Pesawat, Anggota KKB Tembak Warga di Papua, 3 Orang Tewas

Ditempat yang sama, Pangdam XVII Cendrawasih, Mayjen TNI George Elnadus Supit menegaskan pihaknya bersama Polda telah melakukan antisipasi lebih lanjut terkait peristiwa itu.

"Kami prihatin dengan insiden penembakan ini, apalagi korbannya adalah warga sipil yang tak bersalah. Saat ini kami sudah menyiapkan langkah antisipasi untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat disana, sehingga Pilkada dapat berjalan lancar dan sukses," tuturnya singkat.

Baca juga: Pesawat Trigana Air Ditembak di Bandara Kenyam di Nduga, Pilot Terluka

Kompas TV Trigana Air memutuskan untuk menghentikan semua penerbangan, untuk membawa logistik Pilkada.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.