Polisi Tembak Begal Spesialis GOR dan Stadion di Karawang

Kompas.com - 25/06/2018, 16:05 WIB
Polisi menghadiahi timah panas begal  yang beraksi di GOR dan Stadion Singaperbangsa, Senin (25/6/2018) KOMPAS.com/Farida FarhanPolisi menghadiahi timah panas begal yang beraksi di GOR dan Stadion Singaperbangsa, Senin (25/6/2018)

KARAWANG, KOMPAS.com -Roni (26) terpaksa dihadiahi timah panas lantaran berusaha melarikan diri saat ditangkap Penyidik dan Tim Lapangan Polres Karawang. Roni merupakan satu dari dua begal yang biasa beraksi di Gelanggang Olahraga (GOR) Panatayudha dan Stadion Singaperbangsa Karawang.

Roni yang merupakan warga Kampung Sukagalih, Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, Karawang, saat hendak ditangkap di rumah kontrakannya berusaha melarikan diri menggunakan sepeda motor. Untuk mencegah Roni kabur, petugas kemudian melakukan tindakan tegas terukur.

"Yang bersangkutan (Roni) kami terpaksa kami lakukan tindakan tegas berupa tembakan satu kali di bagian kaki. Sebelumnya, kami juga sudah memberikan tembakan peringatan," ujar Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya, saat ekspose kasus tersebut, Senin (25/6/2018).

Baca juga: Polisi Tembak Mati Begal yang Aniaya Pengemudi Taksi Online di Bandung

Sementara dua rekan Roni lainnya dibekuk tanpa perlawanan di dua lokasi berbeda. Dua rekan Roni yakni Rudiyana alias Ewe (27), merupakan warga Kampung Guro 2, Kelurahan Karawang Wetan, Kecamatan Karawang Timur. Rekan lainnya yakni Damin alias Babon, merupakan warga Kampung Puloderak, Desa Karangjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. 

"Dari penangkapan ketiganya, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, misalnya satu unit sepeda motor warna hitam putih, enam unit handphone,  dan satu unit kamera DSLR," katanya.

Slamet mengatakan, Roni merupakan residivis untuk kasus yang sama dan divonis dua tahun penjara. Komplotan ini biasa menjual hasil kejahatan dengan sistem COD, yang dipasarkan melalui jejaring sosial Facebook.

Baca juga: Polisi Amankan Jalur Mudik Trans Sulawesi yang Rusak 11 Km dan Rawan Begal

"Ia baru keluar dari Lapas Kelas II A Karawang April 2018 lalu. Berdasarkan hasil pengembangan dan penyelidikan, selama kurun waktu dua bulan Roni dan komplotannya sudah beraksi di 18 TKP (tempat kejadian perkara)," tambah Slamet.

Terakhir, mereka (Roni dan Rudiyana) beraksi di Gor Panatayudha pada Senin (18/6/2018) dan berhasil merampas satu buah kamera DSLR, satu buah handphone, dan satu gadget lainnya. "Akibatnya korban mengalami kerugian sebesar Rp 15.000.000," imbuhnya.

Saat ini polisi tengah melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap tersangka lain. "Kami juga melakukan pengembangan TKP lain untuk aksi curas yang telah dilakukan para tersangka," tuturnya.

Sementara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiganya disangkakan Pasal 365 KUHPidana dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara.

Kompas TV Korban kemudian melaporkan kejadian yang dialaminya ke petugas kepolisian di pos pam mudik lebaran kawasan Cibitung dan Polsek Cikarang Barat. 

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Polres Toraja Utara Ungkap Penipuan Jual Beli Rumah Senilai Rp 91 Juta

Regional
Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Positif Covid-19 Meski Sempat Divaksin, Kadinkes Banjarmasin Minta Didoakan Sembuh

Regional
Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Sulut Dua Kali Pecah Rekor Tambahan Kasus Covid-19 dalam Seminggu

Regional
Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Diguyur Hujan Deras, Kota Pangkalpinang Kembali Terendam Banjir

Regional
Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Sedang Mandi di Laut, Wisatawan Pantai Jayanti Cianjur Hilang Ditelan Ombak

Regional
Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Korban Kebakaran UPT Logam Purbalingga Tewas di Toilet, Tim Labfor Temukan BBM

Regional
Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Begal Sadis yang Aniaya Penjual Nasi Kuning di Makassar Ditembak Polisi

Regional
Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Video Viral Nenek 80 Tahun Hidup Sendirian Tidak Terurus, Undang Simpati Warga

Regional
Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Jenazah Covid-19 yang Diambil Paksa dari RSUD Ba'a NTT Dimakamkan

Regional
Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Kesaksian Warga yang Lihat Kakek Tarmin Diserang Puluhan Tawon hingga Tewas

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Januari 2021

Regional
Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Pembunuh Teman Kencan Sesama Jenis di Grobogan Jual Diri di Media Sosial dan Pernah Menikah

Regional
Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Tak Mau Bantu Pekerjaan Rumah, Calon Pengantin Tewas Mengenaskan Dibacok Kerabatnya

Regional
Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Digelar di Masa PPKM, Dua Hajatan di Kota Solo Dihentikan Satpol PP

Regional
Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Warga Sumedang yang Hilang Terseret Arus Sungai Cimanuk Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X