Kompas.com - 21/06/2018, 17:10 WIB
Ilustrasi PNS KOMPAS.com/ JunaediIlustrasi PNS

SOLO, KOMPAS.com - Sebanyak 63 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta tidak masuk alias absen pada hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama Lebaran, Kamis (21/6/2018).

Kepala Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan Daerah (KPPD) Kota Surakarta, Rakhmat Sutomo mengatakan, jumlah ASN non-guru di Pemkot Surakarta berjumlah 3.061 orang.

"Dari jumlah tersebut yang tidak masuk pada hari pertama kerja ada 63 orang atau sekitar 2 persen," kata Rahkmat ditemui di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Kamis.

Terdiri dari tanpa keterangan 19 orang, izin 11 orang, sakit 19 orang, dan cuti melahirkan 14 orang.

Baca juga: Wisatawan Asal Perancis Diperkosa Pemandu Wisata di Labuan Bajo

"Izin 11 ASN ini akan saya konfirmasi ke OPD (Organisasi Perangkat Daerah) masing-masing. Mereka izinnya karena apa sampai tidak masuk pada hari pertama kerja," jelas dia.

Sesuai dengan surat edaran Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Surakarta maupun Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) ASN tidak diperbolehkan melanjutkan libur setelah cuti bersama Lebaran.

"Yang akan kita klarifikasi mereka (ASN) itu izin apa dan yang memberikan izin siapa," paparnya.

Sementara untuk 19 ASN yang tidak masuk tanpa keterangan akan diberikan sanksi oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dalam hal ini wali kota.

"Nanti tergantung kebijakan Pak Wali Kota (FX Hadi Rudyatmo) sanksinya apa bagi ASN yang tidak masuk hari pertama kerja apa. Jadi, ini akan saya laporkan ke PPK," kata Rahkmat.

Baca juga: Wisatawan Perancis yang Diperkosa Pemandu Wisata Tengah Berlibur Sendirian di Labuan Bajo

Rahkmat menuturkan, sanksi bagi ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan diatur PP 53/2010 tentang Disiplin PNS. Ada beberapa sanksi yakni ringan, sedang, dan berat.

Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo menegaskan, tidak akan memberikan toleransi terhadap ASN yang membolos pada hari pertama masuk kerja setelah cuti bersama Lebaran.

Ia tidak ingin ada ASN yang tidak masuk dengan pura-pura sakit kemudian minta izin dokter.

"Pemerintah sudah memberikan cuti bersama Lebaran sebanyak 10 hari. Ini sudah cukup panjang," tutup pria yang akrab dipanggil Rudy.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X