Sempat Dikabarkan Hilang di Gunung Gamalama, Seorang Mahasiswi Ditemukan Selamat

Kompas.com - 21/06/2018, 10:04 WIB
Tim Basarnas gabungan Kota Ternate sedang melakukan evakuasi terhadap Rahmi dari puncak Gunung Gamalama menuju pos pemantau, Kamis (21/6/2018) YAMIN ABD HASAN/KOMPAS.comTim Basarnas gabungan Kota Ternate sedang melakukan evakuasi terhadap Rahmi dari puncak Gunung Gamalama menuju pos pemantau, Kamis (21/6/2018)

TERNATE, KOMPAS.com - Seorang mahasiswi Rahmi Abdul Kadir (21) yang sempat dikabarkan hilang saat mendaki puncak Gunung Gamalama, Kota Ternate, Maluku Utara bersama rekan rekannya, ditemukan dalam keadaan selamat, Kamis (21/6/2018) pagi.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Ternate, Mustari mengatakan, Rahmi ditemukan oleh tim gabungan di Pos 5 dalam keadaan sadar dan mengalami hipotermia (kedinginan).

“Korban berhasil ditemukan sekitar pukul 06:35 WIT pagi tadi, dalam keadaan selamat, sadar namun mengalami hipotermia atau kedinginan,” kata Mustari, Kamis (21/6/2018).

Saat ini tim SAR gabungan masih melakukan perawatan dan evakuasi menuju posko pemantau Gunung Gamalama.

“Dari pos, kemudian akan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan,” kata Mustari lagi.

Rahmi menghilang sejak Selasa (19/6/2018), ketika bersama delapan rekannya melakukan pendakian di puncak Gunung Gamalama.

Beberapa saat setelah di puncak, Rahmi keluar dari tenda dengan alasan ingin buang air. Namun sejak itu tidak lagi kembali ke tenda hingga akhirnya dilaporkan oleh pihak keluarga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Regional
Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Regional
Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Regional
9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

Regional
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

Regional
Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Regional
Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Regional
Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Regional
Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Regional
Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Regional
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Regional
Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X