Kompas.com - 20/06/2018, 16:16 WIB
Penjabat Gubernur Jawa Barat M Iriawan saat mendengarkan laporan terkait aktivitas arus balik di Pos Pengamanan Lalu Lintas Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (20/6/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIPenjabat Gubernur Jawa Barat M Iriawan saat mendengarkan laporan terkait aktivitas arus balik di Pos Pengamanan Lalu Lintas Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (20/6/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Penjabat Gubernur Jawa Barat M Iriawan angkat bicara soal wacana hak angket yang diajukan sejumlah partai politik terkait pengangkatan dirinya sebagai penjabat gubernur Jabar.

Iriawan mengaku tak mempersoalkan wacana tersebut. Sebab, ia merasa penunjukan dirinya sudah sesuai aturan.

"Kalau memang aturan itu tidak pas menurut beberapa, silakan ada saluran hukum. Menurut saya, saya tidak banyak bicara untuk domain itu. Saya hanya melaksanakan tugas," ucap Iriawan usai meninjau kondisi arus balik di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Rabu (20/6/2018).

Iriawan menuturkan, penunjukan dirinya bukan keputusan asal-asalan. Dia menyebut, serangkaian kajian telah dilakukan sebelum Kemendagri menunjuk dirinya menggantikan Ahmad Heryawan yang purnatugas.

Baca juga: M Iriawan Pantau Arus Balik di Cileunyi

"Tidak mungkin lembaga besar, Kemendagri menaruh saya di sini, beliau-beliau ini sudah mempersiapkan dengan baik, tidak mungkin tidak pas. Ada ahlinya di Kementerian itu, masa Kemendagri akan menyerahkan Keppres kemudian akan membuat Presiden salah," ujarnya.

Mantan Kapolda Metro Jaya itu pun tak ingin larut dalam polemik. Ia mengaku saat ini hanya ingin fokus menjalankan tugasnya hingga terpilihnya gubernur definitif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya pertanggungjawabkan amanat yang diberikan. Sekarang ini wujudnya. Saya sudah ke mana-mana, besok akan ke Kertajati, ke Sukabumi, saya tetap jalan. Artinya, bicara saya adalah bagaimana terus bekerja menyelesaikan program yang dibuat pejabat lama," jelasnya.

Baca juga: Polri: Pengangkatan Iriawan Jadi PJ Gubernur Jabar Wewenang Pemerintah

Kompas TV Partai Golkar menilai pengangkatan Komjen M Iriawan menjadi penjabat Gubernur Jawa Barat sudah sesuai prosedur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X