Lompat ke Sungai Saat Digerebek Polisi, Seorang Pria Tewas Tenggelam

Kompas.com - 17/06/2018, 09:26 WIB
Ilustrasi THINKSTOCKIlustrasi

WAJO, KOMPAS.com - Seorang pria lompat ke sungai saat polisi melakukan penggerebekan judi sabung ayam di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. HM (50) lalu ditemukan tewas tenggelam, Sabtu (16/6/2018) sekitar pukul 20.00 Wita.

Warga Desa Doping, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, itu diduga satu dari peserta judi sabung ayam yang digerebek polisi di Dusun Cellue, Desa Manurung, Kecamatan Bola, Wajo, pada Jumat (15/6/2018) pukul 19.00 Wita.

HM lalu berusaha kabur dengan melompat ke sungai.

"(Dia) ikut sabung ayam dan melompat ke sungai, tetapi dia tidak tahu berenang. Kami cari pada malam hari karena tidak pulang-pulang" kata Ramlan, keluarga korban yang dikonfirmasi, Minggu (17/6/2018).

Baca juga: Tiga Rampok yang Tewaskan Sopir Taksi Online Dibekuk Setelah Dipancing Polisi

Aparat kepolisian dan tim SAR mulai melakukan pencarian pada Sabtu (16/6/2018) setelah adanya laporan dari keluarga korban.

Kapolres Wajo AKBP Asdp Marsel Suherman membenarkan bahwa korban tewas tenggelam setelah berusaha melarikan diri saat digerebek.

"Dari keterangan sejumlah saksi dan pihak keluarga bahwa korban memang turut serta dalam judi sabung ayam dan melompat ke sungai setelah personel dari Polsek Bola melakukan penggerebekan. Berdasarkan permintaan dari pihak keluarga, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan," kata Marsel saat dikonfirmasi, Minggu.

Baca juga: Menyerahkan Diri, atau Saya Cari Sampai Liang Kubur...



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Sempat Kabur Dua Jam, Pemerkosa Wanita Penjual Gorengan Ditangkap, Mengaku Khilaf

Regional
Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Pengakuan Ibu yang Aniaya Anaknya dengan Balok Kayu: Saya Memukulnya karena Kesal

Regional
Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Istri Wali Kota Pontianak Positif Corona

Regional
Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Melihat Lebih Dekat Emil Dardak Menggunakan Media Sosial...

Regional
KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

KPU Kepulauan Selayar Terima Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pilkada 2020

Regional
Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Covid-19 di Riau Bertambah Hampir 300 Kasus, Jumlah Total Melejit

Regional
Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Tak Ada Listrik, Warga di NTT Terpaksa Nyalakan Pelita di Malam Hari, PLN: Kami Akan Survei

Regional
Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Kasus Covid-19 dari Klaster Santri di Bintan Bertambah 13

Regional
KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

KA Siliwangi Berikan Tiket Rp 0, Catat Jadwal dan Cara Mendapatkannya

Regional
Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Sebelum Meninggal Terpapar Covid-19, Sinden Sering Isi Acara dan Bertemu Banyak Orang

Regional
Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, Kantor Tetap Buka

Regional
Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Fakta di Balik 16 Orang Positif Covid-19 Usai Arisan RT di Kulon Progo, Petugas Tracing 2 Pasar

Regional
Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Klaster Baru, Sejumlah Santri di Banyumas Positif Covid-19, 2 Ponpes Diminta Lockdown

Regional
Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Beras Bansos Bercampur Biji Plastik, Ini Kata Bupati Cianjur

Regional
Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Detik-detik Pasar Wage di Purwokerto Terbakar, Ratusan Pedagang Panik Selamatkan Dagangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X