Kompas.com - 16/06/2018, 19:45 WIB
Danguspurla Koarmada II  Kolonel Laut (P) Erwin Aldedharma memeriksa 14.000 botol miras illegal yang diselundupkan dari  Negara Malaysia. Belasan ribu botol miras tersebut berhasil diamankan oleh KRI Singa dari KM Cahaya Tarakan saat berada di perairan ambang batas laut ambalat sekitar Pulau Sipadan ? Ligitan. . KOMPAS.com/SUKOCODanguspurla Koarmada II Kolonel Laut (P) Erwin Aldedharma memeriksa 14.000 botol miras illegal yang diselundupkan dari Negara Malaysia. Belasan ribu botol miras tersebut berhasil diamankan oleh KRI Singa dari KM Cahaya Tarakan saat berada di perairan ambang batas laut ambalat sekitar Pulau Sipadan ? Ligitan. .


NUNUKAN, KOMPAS.comTNI AL di wilayah perbatasan Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengamankan 14.000 botol minuman keras ilegal dari Kota Tawau, Malaysia, yang akan diselundupkan ke Kabupaten Berau.

Danguspurla Koarmada II Kolonel Laut (P) Erwin Aldedharma mengatakan, belasan ribu botol miras ilegal itu diamankan dari kapal KM Cahaya Tarakan yang berbendera Indonesia, oleh KRI Singa dan KRI Tatihu saat berada di perairan ambang batas laut pulau sekitar Sipadan–Ligitan.

Baca juga: Polisi Lamongan Temukan Pabrik Miras Ilegal di Sebuah Rumah Kosong

"Kapal tersebut memuat kurang lebih 14.000 minuman merek 'Black Label' dan 'Red Label' tanpa dokumen yang sah," ujar Erwin, Sabtu (16/06/2018) sore.

Selain mengamankan belasan ribu botol miras ilegal, TNI AL Nunukan juga mengamankan kapal KM Cahaya Tarakan dengan GT 52 No 59.LLZ 2013 tersebut beserta 5 kru kapal untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Dari pemeriksaan sementara, kapal KM Cahaya Tarakan tidak dilengkapi dengan dokumen untuk membawa miras.

Baca juga: Polisi Amankan 7.122 Botol Miras Ilegal Asal Singapura

Bahkan, kapal juga tidak memiliki dokumen lengkap termasuk surat kru kapal. "Dokumen kapal tidak lengkap, surat kru juga tidak ada, bahkan daftar muatan tidak ada,” imbuh Erwin.

Nilai dari 14.000 botol miras ilegal yang dimuat oleh KM Cahaya Tarakan diperkirakan mencapai lebih dari 7 miliar rupiah. Untuk melakukan proses hukum selanjutnya, 5 kru kapal beserta kapal diamankan di Mako Lanal Nunukan.

Kompas TV BPOM menyediakan situs online untuk mengecek kode pendaftaran suatu produk makanan maupun minuman.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Golkar Gelar Baksos di Salatiga, Jateng, Warga: Kami Sekarang Kenal Pak Airlangga

Regional
Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Jan Ethes Raih Medali Emas Kejuaraan Taekwondo Piala Wali Kota Solo

Regional
Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan 'Sentra Padi Subang'

Kuatkan Program Ketahanan Pangan, Dompet Dhuafa Hadirkan "Sentra Padi Subang"

Regional
Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Peduli Warga Terdampak Pandemi di Salatiga, Partai Golkar Gelar Baksos dan Pengobatan Gratis

Regional
Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.