Rindu Shalat Id di Masjid Baiturrahman Aceh...

Kompas.com - 15/06/2018, 13:55 WIB
Ribuan warga di Banda Aceh menyesaki Mesjid Baiturrahman untuk melaksanakan Ibadah Shalat Id 1 Syawal 1439 H. Setelah berpuasa sebualan penuh umat muslim merayakan kemenangan dengan merayakan hari raya idulfitri. KOMPAS.com/Daspriani Y ZamzamiRibuan warga di Banda Aceh menyesaki Mesjid Baiturrahman untuk melaksanakan Ibadah Shalat Id 1 Syawal 1439 H. Setelah berpuasa sebualan penuh umat muslim merayakan kemenangan dengan merayakan hari raya idulfitri.

BANDA ACEH, KOMPAS.com – Ibadah shalat Idul Fitri di Banda Aceh, Jumat (15/6/2018), dipusatkan di Masjid Raya Baiturrahman.

Sejak pagi, warga sudah terlihat menyesaki mesjid agar bisa mendapatkan saf bagian depan. Gema takbir pun terus dilantunkan di masjid kebanggaaan masyarakat Aceh ini.

Baca juga: Upia Karanji, Dipakai Gus Dur dan Sandiaga, Kini Digandrungi Anak Muda

Suasana masjid yang kini semakin nyaman menjadi alasan lain bagi warga untuk memilihnya menjadi tempat shalat Id, terutama bagi para perantau yang sengaja mudik ke Aceh untuk merayakan Idul Fitri.

“Rindu shalat di sini. Jadi Lebaran ini kesempatan untuk menunaikan rasa kangen saya, apalagi bisa shalat bersama anggota keluarga," ujar Alfi, mahasiswa asal Aceh yang kini sedang belajar di sebuah perguruan tinggi di China, Jumat.

"Terus desain masjid kini lebih nyaman dan lebih menarik karena ada paying paying elektrik untuk member keteduhan, jadi lebih nyaman,” tambahnya.

Baca juga: Masjid Menara Kudus, Saksi Hidup Toleransi dari Masa ke Masa (1)

Dalam khotbah, khatib mengajak jemaah untuk merayakan Idul Fitri dengan sukacita dan penuh rasa syukur karena telah berhasil melewati ujian Ramadhan sebulan penuh.

Khatib juga mengingatkan warga bahwa Ramadhan dan Syawal adalah pijakan kuat untuk menjalani kehidupan umat beragama yang menjunjung tinggi toleransi.

Usai shalat Id, warga juga melakukan ziarah ke makam massal yang terdapat di kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar. Makam massal ini adalah makam jenazah warga Aceh yang meninggal karena musibah gempa dan tsunami di Aceh pada tahun 2004.

Baca juga: Kocaknya Poster Imbauan Polisi, Lu Cinta Luna, Mending Lu Cinta Nyawa hingga Jangan Sambil Nelfon, Takut Dimiskol Malaikat

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X