Puncak Arus Mudik, 79.818 Kendaraan Masuk Jawa Tengah Via Tol Kertasari - Kompas.com

Puncak Arus Mudik, 79.818 Kendaraan Masuk Jawa Tengah Via Tol Kertasari

Kompas.com - 14/06/2018, 19:48 WIB
Kapolda Jawa Tengah, Irjen Polisi Condro Kirono. Kompas.com/Slamet PriyatinKompas.Com/Slamet Priyatin Kapolda Jawa Tengah, Irjen Polisi Condro Kirono. Kompas.com/Slamet Priyatin

SEMARANG, KOMPAS.com - Puncak arus mudik di wilayah Jawa Tengah terjadi pada H-2 Lebaran atau Rabu (13/6/2018). Kendaraan yang keluar melalui pintu tol Kertasari mencapai 79.818 kendaraan.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan, sejak tol fungsional dibuka sejak H-7 hingga H-1 hari ini, puncak kendaraan pada H-2 atau pada hari Rabu.

Sebanyak 79.818 kendaraan masuk, terhitung mulai pukul 06.00 WIB sampai Kamis (14/6/2018) pukul 06.00 WIB.

"Jumlah itu lebih banyak ketimbang H-3 sebanyak 63.000 lebih kendaraan, H-4 sebanyak 62.000 lebih. Semakin hari H semakin meningkat, kecuali hari ini," kata Condro.

Baca juga: Kapolri: Kalau Tidak Bisa Atasi Begal, Kapolresnya yang Saya Begal...

Dia menegaskan bahwa puncak arus mudik telah terlewati pada H-2 lebaran kemarin.

Sementara itu, terkait situasi di tol fungsional, berdasarkan pengamatan udara pada 13.30 WIB terjadi kepadatan sebelum masuk ke Jembatan Kalikuto. Antrean kendaraan terpantau sepanjang 300 meter.

Padatnya jalur itu, sambung Condro, karena adanya penyempitan lajur, yaitu dari 3 lajur menjadi 1 lajur. Jembatan Kalikuto yang dibuka H-2 kemarin juga baru dapat digunakan untuk 1 lajur.

"Itu yang menjadi faktor pelambatan untuk kendaraan yang melintas di tol fungsional," tandasnya.

Sepanjang arus mudik, polisi mencatat sejumlah titik rawan kepadatan di jalan tol baik operasional maupun fungsional, yaitu rest area dan gerbang tol. Dari dua titik rawan itu, yang menyebabkan rawan kepadatan yaitu rest area.

"Yang menyebabkan kepadatan itu di rest area. Karena memang pemudik butuh istirahat, membutuhkan konsumsi bbm kemudian, makan, ke toilet, dan shalat," ujarnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X