Pengemudi Taksi Online Ditemukan Tewas, Mobilnya Raib

Kompas.com - 14/06/2018, 18:24 WIB
Jenazah Aji sopir Grab yang diduga menjadi korban perampokan ditemukan tewas di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.ISTIMEWA Jenazah Aji sopir Grab yang diduga menjadi korban perampokan ditemukan tewas di Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.

MUSI BANYUASIN, KOMPAS.com - Seorang pengemudi taksi online dari aplikasi Grab bernama M Aji Saputra (24) ditemukan tewas dengan luka tusuk serta jeratan di leher di Kelurahan Mangun Jaya, Kecamatan Babat Toman, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, Kamis (14/6/2018).

Jenazah korban ditemukan oleh warga sekitar yang sedang memancing di bawah jembatan Bruge Desa Mangun Jaya. 

Warga yang menemukan pun langsung melaporkannya ke pihak Polres Muba. Jenazah Aji lalu dibawa ke rumah sakit untuk diotopsi.


Baca juga: Menyerahkan Diri, atau Saya Cari Sampai Liang Kubur...

Kasat Reskrim Polres Muba AKP Kemas Muhammad Syawaludin mengatakan, dari hasil pemeriksaan, korban diketahui merupakan warga Palembang.

“Pihak keluarga korban kami periksa dan menyatakan kalau anaknya adalah sopir Grab. Korban tewas dengan kondisi banyak mengalami luka tusuk, diduga menjadi korban perampokan,” kata Kemas.

Sebelumnya, pada Rabu (13/6/2018) sekitar pukul 21.35 WIB, Aji diketahui menerima order penumpang di kawasan JM Sukarami Palembang dengan tujuan ke Jalan Sukabangun II Palembang. 

Baca juga: 5 Terduga Teroris di Blitar Berencana Serang Sejumlah Bank

Kemas mengatakan, dugaan perampokan yang menimpa Aji itu muncul karena mobil korban saat ini telah hilang dibawa kabur pelaku. Bahkan korban ditemukan hanya mengenakan celana dalam.

“Kami selidiki motifnya apa. Dugaan sekarang perampokan karena mobil korban hilang, belum diketahui keberadaannya,” ujarnya.


Terkini Lainnya

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional
Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Megapolitan
Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Regional
Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Megapolitan
Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Megapolitan
[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

Nasional
Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

Internasional
Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Megapolitan
MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

Megapolitan
Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Regional

Close Ads X