Polisi Tembak Mati Begal yang Aniaya Pengemudi Taksi Online di Bandung - Kompas.com

Polisi Tembak Mati Begal yang Aniaya Pengemudi Taksi Online di Bandung

Kompas.com - 14/06/2018, 12:19 WIB
tampak jasad mayat pelaku begal yang ditembak mati polisi lantaran melakukan perlawanan dengan menggunakann golok ke arah petugas.Foto humas Polrestabes Bandung tampak jasad mayat pelaku begal yang ditembak mati polisi lantaran melakukan perlawanan dengan menggunakann golok ke arah petugas.

BANDUNG,KOMPAS.com - Polisi menembak mati pelaku pencurian dengan kekerasan atau begal yang meresahkan masyarakat Bandung pada Rabu (13/6/2018) sekira pukul 23.00 WIB.

Pelaku yang belum diketahui identitasnya ini melakukan penganiayaan dan hendak mengambil kendaraan pengemudi taksi online di Jembatan Tol Jalan Menger Hilir Rt 07/03, Desa Sukapura, Kecamatan Dayeuh Kolot, Kabupaten Bandung.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro pandowo menjelaskan, korban merupakan pengemudi taksi online warga Kabupaten Bandung.

Saat itu, korban tengah membawa penumpangnya, yakni tersangka dari arah Cibaduyut menuju Menger Tengah, Kota Bandung.

"Sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP) korban dianiaya oleh tersangka dengan menggunakan golok dengan maksud akan mengambil mobil korban," kata Hendro, dalam pesan singkatnya Kamis (14/6/2018).

Akibat aniaya tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian pelipis kiri dan luka sayat di bagian tangan.

"Setelah kejadian tersebut, korban langsung menelpon anggota Polrestabes Bandung," kata Hendro.

Bekerja sama dengan jajaran Polres Bandung, akhirnya petugas berhasil melakukan penangkapan tersangka.

Namun, saat hendak ditangkap, pelaku melakukan perlawanan dengan menggunakan goloknya.

Lantaran membahayakan, terpaksa petugas menembakan timah panas tepat di dada tersangka.

"Kami lakukan tindakan tegas ditembak di bagian dada oleh anggota Polrestabes Bandung yang menyebabkan tersangka meninggal dunia," tuturnya.


Komentar

Terkini Lainnya

Paslon 'Hati' Benar-benar Absen Debat Kedua Pilkada Probolinggo

Paslon "Hati" Benar-benar Absen Debat Kedua Pilkada Probolinggo

Regional
Pendiri Dinas Rahasia dan Mantan PM Korsel Meninggal di Usia 92 Tahun

Pendiri Dinas Rahasia dan Mantan PM Korsel Meninggal di Usia 92 Tahun

Internasional
Usai Mencuri, Maling Ini Jalan Berpapasan dengan Korban

Usai Mencuri, Maling Ini Jalan Berpapasan dengan Korban

Megapolitan
Langkah Penyelamatan Diri Saat Kapal Tenggelam

Langkah Penyelamatan Diri Saat Kapal Tenggelam

Nasional
Survei LSI Pilkada Kalimantan Timur: Elektabilitas Rusmadi-Safaruddin 24,5 Persen, Isran-Hadi 22,3 Persen

Survei LSI Pilkada Kalimantan Timur: Elektabilitas Rusmadi-Safaruddin 24,5 Persen, Isran-Hadi 22,3 Persen

Regional
Jelang Masa Tenang, KPU Ingatkan Seluruh Alat Peraga Harus Diturunkan

Jelang Masa Tenang, KPU Ingatkan Seluruh Alat Peraga Harus Diturunkan

Nasional
Ketua Forum RT/RW: Pasangan Hasanah, Figur yang Diperlukan Masyarakat Jabar

Ketua Forum RT/RW: Pasangan Hasanah, Figur yang Diperlukan Masyarakat Jabar

Regional
Pemprov DKI Buka Kemungkinan Laporkan Hilangnya Penutup Gorong-gorong 'Underpass' Mampang ke Polisi

Pemprov DKI Buka Kemungkinan Laporkan Hilangnya Penutup Gorong-gorong "Underpass" Mampang ke Polisi

Megapolitan
SBY hingga Ical Bakal Hadiri Kampanye Akbar Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Bogor

SBY hingga Ical Bakal Hadiri Kampanye Akbar Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Bogor

Regional
Forum Silaturahmi Masyarakat Magelang Doa Bersama untuk Dukung Ganjar-Yasin

Forum Silaturahmi Masyarakat Magelang Doa Bersama untuk Dukung Ganjar-Yasin

Regional
Mengapa Nama Pemain Islandia di Piala Dunia Banyak yang Berakhiran 'Son'?

Mengapa Nama Pemain Islandia di Piala Dunia Banyak yang Berakhiran "Son"?

Internasional
Kisah Kedekatan Polisi dengan Warga di Perbatasan RI, Brigpol Kresna Sudah Dianggap Keluarga

Kisah Kedekatan Polisi dengan Warga di Perbatasan RI, Brigpol Kresna Sudah Dianggap Keluarga

Regional
DPS dan DPSLN Pemilu 2019 Ditetapkan 186.379.878 Pemilih

DPS dan DPSLN Pemilu 2019 Ditetapkan 186.379.878 Pemilih

Nasional
KPU Tetap Sosialisasi PKPU Larangan Eks Koruptor 'Nyaleg' meski Belum Diundangkan

KPU Tetap Sosialisasi PKPU Larangan Eks Koruptor "Nyaleg" meski Belum Diundangkan

Nasional
Pangkas Pajak UMKM, Jokowi Dinilai Berpihak pada Rakyat Kecil

Pangkas Pajak UMKM, Jokowi Dinilai Berpihak pada Rakyat Kecil

Nasional

Close Ads X