Polisi Amankan Seorang Pelajar yang Diduga Jadi Korban Eksploitasi Anak

Kompas.com - 14/06/2018, 10:30 WIB
IlustrasiThinkstockphotos.com Ilustrasi

KUPANG, KOMPAS.com - Aparat Kepolisian Sektor Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengamankan seorang bocah perempuan, MK (9). 

Kapolsek Oebobo AKP Yulius Lau mengatakan, MK diduga menjadi korban eksploitasi anak di bawah umur dan ditelantarkan di Bandara El Tari Kupang.

"Korban adalah pelajar SD, dicurigai anak tersebut adalah korban dari tindak pidana eksploitasi anak," kata Yulius kepada Kompas.com, Kamis (14/6/2018) pagi.

Baca juga: Terkait Tudingan Eksploitasi Anak, Tyas Mirasih Akan ke Kantor KPAI


Peristiwa itu bermula pada Selasa, 12 Juni 2018 sekitar pukul 11.00 Wita.

Ada seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya menarik tangan MK yang saat itu sedang bermain di bandara di Maumere.

Perempuan itu, lanjut Yulius, kemudian membawa MK naik pesawat rute Maumere-Kupang.

Baca juga: Sandiaga: Kalau Lihat Praktik Eksploitasi Anak, Langsung Laporkan!

Mereka tiba di Kupang pada pukul 13.00 Wita dan perempuan tersebut langsung meninggalkan korban di Bandara El Tari Kupang.

Saat itu, korban tidak tahu harus ke mana.

Pada Rabu, 13 Juni 2018 sekitar pukul 14.00 Wita, korban menumpang mobil pick up dari Bandara El Tari dan sopir menurunkan korban di depan Transmart Kupang.

Baca juga: Viral Bayi Terbaring di Minimarket, Polisi Amankan Zafrul karena Diduga Eksploitasi Anak

Korban langsung bermain di area parkiran Transmart Kupang.

Hingga Rabu tengah malam sekitar pukul 23.00 Wita, Transmart Kupang ditutup dan para pegawai mulai pulang.

Seorang warga, Ika Tokan Sota yang melihat korban berada di pusat perbelanjaan hingga tengah malam, kemudian memberitahukan kepada petugas pengamanan swalayan tersebut. 

Baca juga: Bawaslu Akui Ada Kekosongan Hukum soal Eksploitasi Anak untuk Kampanye

"Korban langsung diantar ke pos polisi bundaran gubernur dan dijemput oleh anggota SPKT Polsek Oebobo. Sementara kami mengamankan korban di Polsek Oebobo," ujarnya. 


Terkini Lainnya

Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Regional
Melawan Manifesto Kebencian

Melawan Manifesto Kebencian

Internasional
Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Regional
Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional
Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Megapolitan
Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Regional
Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Megapolitan
Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Megapolitan
[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

Nasional
Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

Internasional

Close Ads X