Jemaah An Nadzir Rayakan Idul Fitri Hari Ini

Kompas.com - 14/06/2018, 09:43 WIB
Ratusan jemaah An Nadzir di pesisir danau Mawang, Kelurahan Romanglompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menggelar lebaran idul fitri. Kamis, (14/6/2018). KOMPAS.com / ABDUL HAQ Ratusan jemaah An Nadzir di pesisir danau Mawang, Kelurahan Romanglompoa, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan menggelar lebaran idul fitri. Kamis, (14/6/2018).

GOWA, KOMPAS.com - Ratusan jemaah An Nadzir yang bermukim di pesisir Danau Mawang, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menetapkan 1 Syawal 1439 H jatuh pada Kamis (14/6/2018).

Penetapan Idul Fitri ini dilakukan berdasarkan hisab dan pertanda alam.

Ratusan jemaah An Nadzir di Kelurahan Romanglompoa, Kecamatan Bontomarannu, menggelar Shalat Id di halaman masjid Baitul Muqaddis.

"Kami menetapkan 1 Syawal berdasarkan perhitungan bulan atau hisab di mana telah nampak bulan secara samar dan juga didukung pertanda alam di mana telah terjadi puncak pasang air laut," kata Lukman A. Baktizn, pimpinan jemaah An Madzir.

Dalam khutbah Idul Fitri, Lukman selaku khotib mengatakan, Islam adalah keselamatan atau rahmatal lil alamin.

Ia menghimbau kepada para jemaah agar menghindari paham radikalisme yang menjurus pada aksi terorisme.

"Islam itu adalah keselamatan dan jika ada orang atau kelompok yang melakukan aksi terorisme dan melakukan pembunuhan, maka itu bukan Islam sebab Islam adalah keselamatan, bukan teroris," kata Lukman.

Pemerintah baru akan menggelar sidang Isbat Kamis sore.


Terkini Lainnya

Kronologi Dosen UNM Bunuh Wanita Rekan Kerjanya dengan 'Seat Belt'

Kronologi Dosen UNM Bunuh Wanita Rekan Kerjanya dengan "Seat Belt"

Regional
BMKG: Warga Maluku Lakukan Evakuasi Mandiri, Jangan Tunggu Peringatan Dini Tsunami

BMKG: Warga Maluku Lakukan Evakuasi Mandiri, Jangan Tunggu Peringatan Dini Tsunami

Regional
CPNS Mundur Setelah Lolos Seleksi, Alasannya Tempat Tugas Terlalu Jauh

CPNS Mundur Setelah Lolos Seleksi, Alasannya Tempat Tugas Terlalu Jauh

Regional
Lagi, Murid 'Bullying' Gurunya Sendiri di Jakarta

Lagi, Murid "Bullying" Gurunya Sendiri di Jakarta

Megapolitan
Pihak Ratna Sarumpaet Keberatan JPU Hadirkan Saksi Penyidik dari Polda Metro

Pihak Ratna Sarumpaet Keberatan JPU Hadirkan Saksi Penyidik dari Polda Metro

Megapolitan
Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Potensi Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno Dinilai Belum Dioptimalkan

Nasional
Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Ganjar Pranowo Pastikan UNBK Hari Pertama Berjalan Lancar

Regional
Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Kronologi Kecelakaan Maut di Jambi, 5 Pegawai Bank Tewas Terjebak di Mobil yang Terbakar

Regional
Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Pentagon Sepakat Kucurkan Dana Rp 14 Triliun untuk Bangun Tembok Perbatasan

Internasional
Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Ketika Jokowi dan Prabowo Mengaku Kerap Dihina dan Difitnah...

Nasional
Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan 'KandidatFest'!

Masih Bingung Pilih Calon Pemimpin? Saksikan "KandidatFest"!

Nasional
26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

26 Maret 1885, Kremasi Dilegalkan di Inggris

Internasional
Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Tak Laporkan Dana Kampanye, 4 Parpol di Ngada Flores Didiskualifikasi dari Pileg 2019

Regional
Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Ini Tarif Baru Ojek Online di Sumatera, Jawa dan Bali Mulai Mei 2019

Regional
Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Transjakarta ke Pondok Cabe dan UI Diminati Masyarakat, tapi Terkendala Macet

Megapolitan

Close Ads X