13 Korban Tewas Kapal Karam di Makassar Mayoritas Lansia dan Anak-anak - Kompas.com

13 Korban Tewas Kapal Karam di Makassar Mayoritas Lansia dan Anak-anak

Kompas.com - 14/06/2018, 07:45 WIB
Proses evakuasi korban kapal tenggelam di perairan Makassar,  Rabu (13/6/2018).KOMPAS.com/Hendra Cipto Proses evakuasi korban kapal tenggelam di perairan Makassar, Rabu (13/6/2018).

MAKASSAR, KOMPAS.com – 13 korban tewas kapal tenggelam di perairan Makassar didominasi perempuan tua dan anak-anak yang tidak bisa berenang. 

“Rata-rata korban yang meninggal merupakan perempuan usia di atas 45 tahun dan anak-anak," kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani, Rabu (13/6/2018) malam.

"Jadi jika penumpang yang tidak bisa berenang, ya akhirnya ikut tenggelam hingga meninggal dunia. Apalagi situasi kacau,” tambahnya.

Dicky mengungkapkan, 13 korban tewas dalam musibah tenggelamnya kapal di perairan Makassar akan dipulangkan ke kampung halamannya di Pulau Barrang Lompo untuk dikebumikan.

Baca juga: Ini Data Korban Kapal Tenggelam di Perairan Makassar

 

Proses pemulangan jenazah menggunakan kapal Polair Polda Sulsel.

“Karena semua jenazah sudah teridentifikasi, maka malam ini juga langsung dipulangkan ke kampung halamannya dengan menggunakan kapal Polair Polda Sulsel,” tuturnya.

Dicky membeberkan, semua penumpang tidak mengenakan life jacket atau jaket pelampung.

Karena kapal yang karam merupakan kapal nelayan yang dipaksakan mengangkut 40 orang lebih penumpang.

“Sebagian besar penumpang tidak menggunakan life jacket dan kapal dalam kondisi kelebihan kapasitas. Selain over kapasitas, angin kencang dan ombak tinggi menenggelamkan kapal tersebut,” bebernya.

Kompas TV Sementara itu, di Pelabuhan Paotere, sejumlah ambulans disiagakan untuk menunggu korban.


Komentar

Terkini Lainnya

Paslon 'Hati' Benar-benar Absen Debat Kedua Pilkada Probolinggo

Paslon "Hati" Benar-benar Absen Debat Kedua Pilkada Probolinggo

Regional
Pendiri Dinas Rahasia dan Mantan PM Korsel Meninggal di Usia 92 Tahun

Pendiri Dinas Rahasia dan Mantan PM Korsel Meninggal di Usia 92 Tahun

Internasional
Usai Mencuri, Maling Ini Jalan Berpapasan dengan Korban

Usai Mencuri, Maling Ini Jalan Berpapasan dengan Korban

Megapolitan
Langkah Penyelamatan Diri Saat Kapal Tenggelam

Langkah Penyelamatan Diri Saat Kapal Tenggelam

Nasional
Survei LSI Pilkada Kalimantan Timur: Elektabilitas Rusmadi-Safaruddin 24,5 Persen, Isran-Hadi 22,3 Persen

Survei LSI Pilkada Kalimantan Timur: Elektabilitas Rusmadi-Safaruddin 24,5 Persen, Isran-Hadi 22,3 Persen

Regional
Jelang Masa Tenang, KPU Ingatkan Seluruh Alat Peraga Harus Diturunkan

Jelang Masa Tenang, KPU Ingatkan Seluruh Alat Peraga Harus Diturunkan

Nasional
Ketua Forum RT/RW: Pasangan Hasanah, Figur yang Diperlukan Masyarakat Jabar

Ketua Forum RT/RW: Pasangan Hasanah, Figur yang Diperlukan Masyarakat Jabar

Regional
Pemprov DKI Buka Kemungkinan Laporkan Hilangnya Penutup Gorong-gorong 'Underpass' Mampang ke Polisi

Pemprov DKI Buka Kemungkinan Laporkan Hilangnya Penutup Gorong-gorong "Underpass" Mampang ke Polisi

Megapolitan
SBY hingga Ical Bakal Hadiri Kampanye Akbar Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Bogor

SBY hingga Ical Bakal Hadiri Kampanye Akbar Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Bogor

Regional
Forum Silaturahmi Masyarakat Magelang Doa Bersama untuk Dukung Ganjar-Yasin

Forum Silaturahmi Masyarakat Magelang Doa Bersama untuk Dukung Ganjar-Yasin

Regional
Mengapa Nama Pemain Islandia di Piala Dunia Banyak yang Berakhiran 'Son'?

Mengapa Nama Pemain Islandia di Piala Dunia Banyak yang Berakhiran "Son"?

Internasional
Kisah Kedekatan Polisi dengan Warga di Perbatasan RI, Brigpol Kresna Sudah Dianggap Keluarga

Kisah Kedekatan Polisi dengan Warga di Perbatasan RI, Brigpol Kresna Sudah Dianggap Keluarga

Regional
DPS dan DPSLN Pemilu 2019 Ditetapkan 186.379.878 Pemilih

DPS dan DPSLN Pemilu 2019 Ditetapkan 186.379.878 Pemilih

Nasional
KPU Tetap Sosialisasi PKPU Larangan Eks Koruptor 'Nyaleg' meski Belum Diundangkan

KPU Tetap Sosialisasi PKPU Larangan Eks Koruptor "Nyaleg" meski Belum Diundangkan

Nasional
Pangkas Pajak UMKM, Jokowi Dinilai Berpihak pada Rakyat Kecil

Pangkas Pajak UMKM, Jokowi Dinilai Berpihak pada Rakyat Kecil

Nasional

Close Ads X