Di Nagreg, Antrean Kendaraan Mengular hingga 15 Kilometer

Kompas.com - 13/06/2018, 19:40 WIB
Antrian kendaraan pemudik di ruas jalan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/6). Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik tahun ini yang migrasi dari Jakarta ke berbagai daerah menjelang Lebaran sebanyak 31,55 juta orang dengan menggunakan berbagai moda transportasi dan dari data tersebut sekitar 68 persen atau 22,9 juta pemudik menuju berbagai daerah di Jawa serta sisanya ke wilayah, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa Antrian kendaraan pemudik di ruas jalan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/6). Kementerian Perhubungan memperkirakan jumlah pemudik tahun ini yang migrasi dari Jakarta ke berbagai daerah menjelang Lebaran sebanyak 31,55 juta orang dengan menggunakan berbagai moda transportasi dan dari data tersebut sekitar 68 persen atau 22,9 juta pemudik menuju berbagai daerah di Jawa serta sisanya ke wilayah, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi.

GARUT, KOMPAS.com - Kepadatan arus kendaraan terjadi di kawasan Nagreg, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (13/6/2018). Antrean kendaraan mengular sepanjang 15 kilometer ke arah Garut.

Petugas Bidang Humas Posko Nagreg Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Ruddy Heryadi mengatakan, kepadatan arus kendaraan di setiap lajur kawasan Nagreg itu sudah terjadi sejak Rabu pagi.

"Kepadatan arus kendaraan mencapai 15 kilometer, itu terpantau dari Limbangan, Garut sampai Parakan Muncang," kata Ruddy.

Baca juga: Antrean Kendaraan hingga 15 Km dari Karangsawah Brebes hingga Tegal


Dia menuturkan, hari kedua sebelum lebaran arus kendaraan di jalur selatan terjadi peningkatan dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Menurut Ruddy, lonjakan kendaraan itu diperkirakan sebagai puncak arus mudik di jalur selatan yang melintasi Nagreg menuju Garut.

Arus kendaraan yang melintasi Nagreg, lanjut dia, masih didominasi kendaraan roda dua, kemudian roda empat pribadi.

Baca juga: Kata Kapolda, Para Kapolres Stres karena Instruksi Kapolri soal Begal

Kepolisian setempat bersama unsur Dinas Perhubungan berupaya mengurai kepadatan di jalur Nagreg dengan menyekat antara jalur roda dua dan roda empat.

"Kendaraan roda dua dan empat tidak bertumpuk di satu lajur," katanya.

Jalur Nagreg merupakan jalan nasional menghubungkan Bandung dengan Garut-Tasikmalaya dan Jawa Tengah.

Kawasan Nagreg memiliki titik kemacetan yakni di jalur memasuki Garut dari dua lajur menjadi satu lajur kendaraan.

Baca juga: Menyerahkan Diri, atau Saya Cari Sampai Liang Kubur...


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Regional
Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional
Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Megapolitan
Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Regional
Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Megapolitan
Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Megapolitan
[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

Nasional
Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

[POPULER INTERNASIONAL] Cerita Keluarga Pelaku Teror Selandia Baru | Kotak Hitam Boeing 737 MAX 8

Internasional
Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Target Penumpang MRT Baru Akan Terealisasi di Tahun Keempat Operasi

Megapolitan
MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

MRT Siapkan Park and Ride dan Titik Penjemputan Ojek Online

Megapolitan

Close Ads X