Gambar Zidni, Pemudik Berusia 10 Tahun untuk Jokowi - Kompas.com

Gambar Zidni, Pemudik Berusia 10 Tahun untuk Jokowi

Kompas.com - 13/06/2018, 09:18 WIB
Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat bepergian kepada para pemudik di Terminal Baranangsiang, Bogor.BIRO PERS SETPRES Presiden Joko Widodo mengucapkan selamat bepergian kepada para pemudik di Terminal Baranangsiang, Bogor.

CIREBON, KOMPAS.com - Zidni (10) pemudik asal Tegal, mengirimkan hasil karyanya berupa gambar anak-anak sedang menonton film Avanger Infinity War untuk Presiden Indonesia Joko Widodo ( Jokowi).

Gambar di atas secarik kertas itu dititipkan kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk diserahkan ke Presiden Joko Widodo.

"Saya titip gambar itu untuk pak Jokowi, terima kasih karena perjalanannya lancar," kata Zidni di Terminal Harjamukti Cirebon, Selasa, setelah memberikan gambarnya kepada Menhub.

Gambar itu, sambung Zidni, dibuat selama perjalanan dari Bandung menuju Terminal Harjamukti, Kota Cirebon.

Baca juga: Mbok, Aku Mudik Mung Gowo Roti, Durung Iso Gowo Calon Mantu

Zidni menggambar lima bocah dengan ekspresi berbeda saat menonton film tersebut. Ada yang menangis, tertawa, bingung, dan asik menikmati minumannya.

Sementara itu, Budi Karya mengaku terharu melihat tingkah Zidni. Ia langsung menyimpan gambar karya Zidni dan berjanji akan menyerahkannya pada Jokowi.

"Selama perjalanan anak ini menggambar. Gambarnya anak-anak nonton Avanger. Nitip ke saya untuk disampaikan ke Pak Presiden," katanya.

Menhub mengatakan Zidni mengucapkan rasa terima kasihnya atas kebijakan Jokowi terkait pelakasanaan mudik.

"Dia anak 10 tahun itu berterimakasih kepada Pak Presiden karena perjalanan mudiknya lancar," tutupnya.


SumberAntara

Terkini Lainnya

Ketua KPU Persilakan Para Calon Kunjungi Lembaga Pendidikan asal...

Ketua KPU Persilakan Para Calon Kunjungi Lembaga Pendidikan asal...

Regional
Ada Pekerjaan 'Skybridge', Jalan Jatibaru Raya Dibuka Terbatas

Ada Pekerjaan "Skybridge", Jalan Jatibaru Raya Dibuka Terbatas

Megapolitan
Pengamat: Kampanye Negatif Boleh, tetapi Kampanye Positif Harus Diutamakan

Pengamat: Kampanye Negatif Boleh, tetapi Kampanye Positif Harus Diutamakan

Nasional
PPSU Temukan Botol Miras dalam Pembongkaran Rumah di Pekojan Jakbar

PPSU Temukan Botol Miras dalam Pembongkaran Rumah di Pekojan Jakbar

Megapolitan
ITB Harap Penelitiannya Berguna untuk Rekonstruksi Palu Pasca-Bencana

ITB Harap Penelitiannya Berguna untuk Rekonstruksi Palu Pasca-Bencana

Edukasi
Gelapkan 51 Sepeda Motor, Dua Ibu Rumah Tangga Ditangkap

Gelapkan 51 Sepeda Motor, Dua Ibu Rumah Tangga Ditangkap

Regional
3 Lokasi Ini Dipertimbangkan Jadi Area Hunian Tetap Bagi Korban Gempa Sulteng

3 Lokasi Ini Dipertimbangkan Jadi Area Hunian Tetap Bagi Korban Gempa Sulteng

Nasional
Kekeringan, 1.000 ASN Kota Bandung Gelar Shalat Minta Hujan di Balai Kota

Kekeringan, 1.000 ASN Kota Bandung Gelar Shalat Minta Hujan di Balai Kota

Regional
Polri: Banyak yang Catut Nama Kapolri Tito Karnavian

Polri: Banyak yang Catut Nama Kapolri Tito Karnavian

Nasional
Sambangi Syafi'i Maarif, Ma'ruf Amin Minta Saran Terkait Pilpres

Sambangi Syafi'i Maarif, Ma'ruf Amin Minta Saran Terkait Pilpres

Nasional
Perpanjangan Ganjil-Genap demi Penuhi Target Kecepatan 21 Km Per Jam

Perpanjangan Ganjil-Genap demi Penuhi Target Kecepatan 21 Km Per Jam

Megapolitan
Tak Ada di RKPD, Taufik Paksa Anggaran Rehab Kantor Lurah dan Camat Masuk APBD

Tak Ada di RKPD, Taufik Paksa Anggaran Rehab Kantor Lurah dan Camat Masuk APBD

Megapolitan
Selasa, Polisi Periksa Sohibul Iman Terkait Laporan Fahri Hamzah

Selasa, Polisi Periksa Sohibul Iman Terkait Laporan Fahri Hamzah

Megapolitan
Surabaya Dilewati Dua Sesar Aktif Berpotensi Gempa, Apa yang Dilakukan Pemkot?

Surabaya Dilewati Dua Sesar Aktif Berpotensi Gempa, Apa yang Dilakukan Pemkot?

Regional
PKS Perbolehkan Kampanye Negatif, Ini Tanggapan Ketua Bawaslu

PKS Perbolehkan Kampanye Negatif, Ini Tanggapan Ketua Bawaslu

Nasional
Close Ads X