Bawaslu Panggil KPU Jateng Terkait Laporan 3 Juta DPT Bermasalah

Kompas.com - 12/06/2018, 16:25 WIB
Ketua Bawaslu Jateng Fajar Subhki Kompascom/Nazar NurdinKetua Bawaslu Jateng Fajar Subhki

SEMARANG, KOMPAS.com - Badan Pengawasan Pemilu ( Bawaslu) Jawa Tengah segera memanggil para pihak terkait pelaporan tim sukses pemenangan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah tentang 3 juta potensi pemilih ganda dan invalid dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Pilkada Jateng.

Pemanggilan dilakukan sesegera mungkin sebelum hari pencoblosan.

"Segera kami panggil para pihak, baik pelapor maupun terlapor," kata Ketua Bawaslu Jateng Fajar Subkhi, Selasa (12/8/2018).

Fajar mengatakan, Bawaslu secara resmi menerima laporan terkait DPT dari tim sukses pasangan itu pada Jumat (8/6/2018) lalu. Pihak terlapor adalah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah.

Bawaslu, sambung dia, saat ini tengah menghitung jumlah pemilih yang potensial ganda dan invalid sebagaimana dalam laporan yang disampaikan.

"Sesuai prosedur, untuk mendapatkan data yang obyektif, semua pihak memang harus dipanggil termasuk pelapor dan yang dilaporkan. Agar tidak hanya keterangan sepihak," ucapnya.

Baca juga: Temukan 3 Juta DPT Potensi Bermasalah, Tim Sudirman-Ida Lapor Bawaslu

Juru bicara Tim Pemenangan Sriyanto Saputro di Semarang, Senin (11/6/2018) malam mengatakan, 3 juta DPT bermasalah rawan menjadi penyimpangan saat pencoblosan 27 Juni 2018.

Ia merinci, potensi dari pemilih ganda, misalnya, ditemukan di 23 kabupaten di Jawa Tengah.

Rata-rata DPT ganda di setiap kabupaten/kota mencapai 10.458 pemilih, atau ditotal di 35 kabupaten/kota menjadi 366.032 pemilih.

Selain pemilih ganda, tim pemenangan nomor urut dua itu juga menemukan pemilih invalid.

Setelah menelusuri di Sistem Pemutakhiran Data Pemilih (Sisdalih), tim mengklaim menemukan hampir 2,6 juta potensi pemilih invalid.

Dari 19 kabupaten yang disurvei, pemilih invalid mencapai 1.375.377.

Baca juga: Tim Sudirman-Ida Menduga 3 Juta DPT di Pilkada Jateng Bermasalah

Jika ditotal jumlah kabupaten/kota, pontensi pemilih invalid mencapai 2,6 juta. Dengan demikian, gabungan pemilih ganda dan pemilih invalid berpotensi mencapai 3 juta pemilih.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Warga Enggan Pinjamkan Cangkul karena Takut Tertular, Makam Pasien Covid-19 Ditutup Pakai Tangan

Regional
Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Seorang Istri di Bengkulu Tengah Merekayasa Kasus Pembunuhan Suaminya

Regional
Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Kronologi Avanza Terbakar di Tol Bawen, Polisi Kejar Truk yang Diduga Kabur

Regional
Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Kisah Agus, Penyandang Tunanetra Dirikan Rumah Belajar Gratis Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Regional
Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Kasus Pembubaran Paksa Acara Midodareni di Solo, Kapolda Jateng: Kita Kejar Pelaku Lainnya

Regional
2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

2 Staf Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Polisi Mulai Selidiki Kasus Kebakaran Lahan di Ogan Ilir

Regional
'Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah...'

"Pak Ganjar, Saya Ingin Kaki Saya Sembuh, Saya Ingin Sekolah..."

Regional
Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Polemik Potret Nyonya Meneer di Kemasan Minyak Telon, Ini Kata Saksi Ahli dalam Sidang

Regional
Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Fakta Gedung Telkom di Pekanbaru Terbakar, Toko Kartu Perdana Laris Manis hingga Keluhan Warga

Regional
[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

[POPULER NUSANTARA] Anak Gugat Ibu agar Harta Warisan Dibagikan | Kesaksian Warga Melihat Awan Tsunami

Regional
Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Anggota DPRD Ketapang Positif Corona Usai Kembali dari Kunker ke Jakarta

Regional
Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Kisah Efi Lahirkan Bayi Kembar 3, Sang Suami Menghilang dan Asuh 6 Anak Seorang Diri

Regional
Dilindungi Ibu, Bayi 40 Hari Itu Tewas di Tangan Ayah

Dilindungi Ibu, Bayi 40 Hari Itu Tewas di Tangan Ayah

Regional
Kisah Pilu Balita Akhmad, Bermain Bola dan Terseret Ombak, Ditemukan Nelayan 5 Hari Kemudian

Kisah Pilu Balita Akhmad, Bermain Bola dan Terseret Ombak, Ditemukan Nelayan 5 Hari Kemudian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X