Polisi Bubarkan Judi Dadu dengan Tembakan di Lhokseumawe - Kompas.com

Polisi Bubarkan Judi Dadu dengan Tembakan di Lhokseumawe

Kompas.com - 12/06/2018, 14:03 WIB
Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu (tengah) berbicara dengan tiga tersangka judi dadu di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (12/6/2018).KOMPAS.com/MASRIADI Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe AKP Budi Nasuha Waruwu (tengah) berbicara dengan tiga tersangka judi dadu di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (12/6/2018).

LHOKSEUMAWE, KOMPAS.com - Tim Polres Lhokseumawe menangkap tiga tersangka pidana judi atau maisir jenis dadu di Pasar Ikan Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Senin (11/6/2018).

Ketiganya yaitu HA (48) warga Desa Raya Kandang, Kecamatan Muara Dua, dan TN (44) Desa Pusong, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe.

Terakhir, SI (35), kepala dusun di Desa Kumbang Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

Kasat Reskrim Lhokseumawe, AKP Budi Nasuha Waruwu menyebutkan, HA (48) berperan sebagai bandar, TN (44) dan SI (35) berperan sebagai pemain judi.

Baca juga: Kapolri: Kalau Tidak Bisa Atasi Begal, Kapolresnya yang Saya Begal...

“Awalnya kita gerebek, mereka sempat lari. Penonton dan pemain dadunya berhamburan. Setelah ditembak ke udara, baru berhasil kita tangkap tiga orang ini,” ujar Budi di Mapolres Lhokseumawe, Selasa (12/6/2018).

Dari lokasi tersebut, disita uang sebanyak Rp 1.538.000, satu set kartu domino, tiga dadu warna putih, enam buah piring untuk wadah dadu, tujuh mangkuk untuk pengocok dadu, dan satu dompet.

“Ini masuk dalam ranah hukum Islam lewat Qanun (peraturan daerah) No 6/2004 tentang Hukuman Jinayat. Ancaman hukumannya berupa hukuman cambuk," katanya.

"Sekarang mereka ketiganya ditahan di Mapolres untuk penyelidikan lebih lanjut,” pungkas Budi.

Kompas TV Kedua pelaku mengaku sudah melakukan aksi pencurian di 25 tempat berbeda.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X