Ada Tradisi Hias Rumah Jelang Lebaran, Kaligrafi Dekoratif Diburu Konsumen

Kompas.com - 12/06/2018, 13:21 WIB
Proses pengerjaan kerajinan seni kaligrafi dekoratif di Huntu Art District, Bone Bolango. Pesanan kaligrafi meningkat seiiring makin dekatnya Hari Raya Idul Fitri. KOMPAS.com/ROSYID AZHARProses pengerjaan kerajinan seni kaligrafi dekoratif di Huntu Art District, Bone Bolango. Pesanan kaligrafi meningkat seiiring makin dekatnya Hari Raya Idul Fitri.

GORONTALO, KOMPAS.com – Permintaan masyarakat akan kaligrafi dekoratif meningkat seiring semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri. Kaligrafi ini berupa potongan ayat Al Quran yang ditulis atau diukir dengan indah di sebuah media. 

Para pengrajin kaligrafi di Gorontalo sampai kewalahan memenuhi pesanan konsumen hingga memaksa mereka menambah jam kerja alias lembur untuk menyelesaikan pesanan yang menumpuk.

Kenaikan pesanan kaligrafi ini terjadi sejak pertengahan Ramadhan.  Para konsumen umumnya membawa nahkah kaligrafi sendiri, kemudian meminta dibuatkan dengan motif tertentu.

“Kami bekerja siang dan malam untuk memenuhi permintaan pesanan pelanggan,” kata Pipin Idris, perupa dari Huntu Art District, komunitas seniman dari Bone Bolango, Selasa (12/6/2018).

Baca juga: Manfaatkan Waktu Ngabuburit, Napi Ini Penuhi Pesanan Kaligrafi dari Balik Jeruji Besi

Rata-rata pesanan masyarakat adalah kaligrafi berbahan ukir kayu berbagai ukuran. Lama pengerjaan setiap produk 1-4 hari bergantung besar kecilnya ukuran yang diminta konsumen.

Pasar yang kaligrafi saban tahun memang terus meningkat saat mendekati Hari Raya Idul Fitri. Pasalnya ada tradisi masyarakat Gorontalo untuk berlomba membuat rumahnya semenarik mungkin saat Hari Raya Idil Fitri tiba. Karya kaligrafi merupakan karya paling diminati untuk menghias dinding rumah. 

Dari penuturan pengrajin, harga ukiran kaligrafi bervariasi, tergantung besar dan rumitnya pekerjaan. Harganya mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per unit.

“Kalau di luar bulan Ramadhan banyak nganggurnya, saat puasa ini justru kami dituntut untuk segera menyelesaikan  pesanan,” kata Muhammad Katili, pelukis kaligrafi lain di Gorontalo.

Rio N Koni, perupa Kaligrafi lainnya, juga mengaku ada peningkatan volume pekerjaan setelah beberapa hari memasuki bulan Ramadhan.

Baca juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah Festival Kaligrafi Se-ASEAN

Peningkatan pesanan karya perupa Gorontalo ini tidak mematok volume unit, karena produksi berbasisnya pesanan konsumen. Peningkatan produksi dihitung dari banyaknya waktu pengerjaan produk.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hendak Istirahat, Seorang Petani Tewas Tercebur ke Sumur Sedalam 26 Meter

Hendak Istirahat, Seorang Petani Tewas Tercebur ke Sumur Sedalam 26 Meter

Regional
Jelang KBM Tatap Muka, Sekolah di Yogyakarta Diminta Lengkapi Fasilitas Protokol Kesehatan

Jelang KBM Tatap Muka, Sekolah di Yogyakarta Diminta Lengkapi Fasilitas Protokol Kesehatan

Regional
Cari Pohon untuk Dijadikan Bonsai, Seorang Bocah Tewas Terjatuh dari Tebing

Cari Pohon untuk Dijadikan Bonsai, Seorang Bocah Tewas Terjatuh dari Tebing

Regional
Hasil Pantauan Udara, Ada Banyak Longsoran Baru di Puncak Merapi

Hasil Pantauan Udara, Ada Banyak Longsoran Baru di Puncak Merapi

Regional
BPBD Yogyakarta Rekrut Tim Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19

BPBD Yogyakarta Rekrut Tim Relawan Pemulasaran Jenazah Covid-19

Regional
Beredar Kabar Wali Kota dan Sekda Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pemkot Malang

Beredar Kabar Wali Kota dan Sekda Positif Covid-19, Ini Tanggapan Pemkot Malang

Regional
Perompak Kapal Beraksi di Perairan Sorong, Satu ABK Hilang Loncat ke Laut

Perompak Kapal Beraksi di Perairan Sorong, Satu ABK Hilang Loncat ke Laut

Regional
Antisipasi Erupsi Merapi, KPU Bakal Pindahkan TPS Pilkada ke Tempat Pengungsian

Antisipasi Erupsi Merapi, KPU Bakal Pindahkan TPS Pilkada ke Tempat Pengungsian

Regional
Ruang Isolasi RSUD Temanggung Hampir Penuh, Pasien Covid-19 Harus Antre untuk Dirawat

Ruang Isolasi RSUD Temanggung Hampir Penuh, Pasien Covid-19 Harus Antre untuk Dirawat

Regional
Timses Angkat Bicara soal Banteng Ketaton di Video 'Hancurkan Risma' Pakai Atribut Machfud-Mujiaman

Timses Angkat Bicara soal Banteng Ketaton di Video "Hancurkan Risma" Pakai Atribut Machfud-Mujiaman

Regional
Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Dilaporkan Terus Meningkat

Regional
Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Berisiko, Warga Positif Covid-19 yang Karantina Mandiri Akan Dipindahkan ke Jember Sport Garden

Regional
6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

6 Mantan RT Ditahan gara-gara Bau Limbah, Komisi IV DPR Datangi Kejari Bangka

Regional
Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Usaha Sepi, Penjual Biji Jenitri Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Yasinan

Regional
Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Lahan 148 Hektare di Sidoarjo Disiapkan untuk Kawasan Industri Halal

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X