Kompas.com - 12/06/2018, 08:27 WIB
Pedagang ayam potong di Pasar Pagi Pangkal Pinang saat melayani pembeli. KOMPAS.com/HERU DAHNURPedagang ayam potong di Pasar Pagi Pangkal Pinang saat melayani pembeli.

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Menjelang Lebaran, harga ayam potong di Pangkal Pinang, Bangka Belitung, terpantau stabil. 

Harga ayam berkisar Rp 32.000-35.000 per kilogram, masih sama dengan harga beberapa waktu sebelumnya.

“Stabilnya harga jual selain disebabkan pasokan ayam pedaging yang melimpah juga karena adanya tambahan pasokan dari jenis ayam buras merah,” ujar pedagang ayam potong di Pasar Pagi, Winaria, Selasa (12/6/2018).

Dia mengungkapkan, khusus ayam buras merah yang dijual dalam kondisi hidup, harganya justru lebih murah, yakni Rp 60.000 per ekor atau sekitar Rp 30.000 per kilogramnya.

Baca juga: Kapolri: Kalau Tidak Bisa Atasi Begal, Kapolresnya yang Saya Begal...

Dengan harga yang cenderung stabil, pedagang meraup keuntungan dengan meningkatnya jumlah pembeli.

“Rata-rata penjualan pedagang ayam potong meningkat dari 150 kilogram menjadi 200 kilogram per hari,” ujarnya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman saat kunjungan pasar bersama tim Satgas Pangan mengapresiasi harga kebutuhan pokok yang relatif stabil dibanding tahun sebelumnya.

“Kami sudah antisipasi distribusi sejak awal. Agar harga sembako ini bisa dijual murah. Termasuk harga cabai, bawang, dan ayam potong ini tidak ada lonjakan,” bebernya.

Baca juga: Camat: Saya Cek ke Kelurahan, Belum Ada Informasi KTP Atas Nama Djarot Saiful Hidayat

Upaya meredam lonjakan harga, kata Erzaldi, juga dengan adanya giat pasar murah di berbagai wilayah.

Pasar murah digelar pemerintah daerah, BUMN, swasta dengan diawasi langsung tim Satgas Pangan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X