Kompas.com - 11/06/2018, 23:11 WIB
Polisi memperlihatkan bangkai gajah di Kompleks Conservation Respon Unit (CRU) Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (9/6/2018). Kompas.com/MasriadiPolisi memperlihatkan bangkai gajah di Kompleks Conservation Respon Unit (CRU) Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur, Sabtu (9/6/2018).

ACEH TIMUR, KOMPAS.com - Tim dokter Badan Konservsi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh dan tim identifikasi Polres Aceh Timur telah membedah tubuh gajah Si Bunta untuk memastikan penyebab kematian hewan dilindungi tersebut di area Conservation Respon Unit (CRU) Desa Bunin, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur.

Hasil sementara diduga gajah yang pernah menyambut aktor film Titanic Leonardo DiCaprio itu tewas karena diracun.

Pasalnya, tim dokter menemukan organ dalam gajah itu dalam kondisi rusak parah. Diduga detak jantung berhenti, pembekakan hati, cairan di rongga dada sangat keruh serta pendarahan dalam bagian tubuh gajah.

Dokter juga menemukan buah kuini di dalam perut sama persis seperti yang berada tak jauh dari bangkai gajah.

Baca juga: BKSDA Aceh Siapkan Rp 10 Juta untuk Pemberi Informasi Pembunuhan Bunta

“Kami sudah ambil limpa, hati dan usus untuk seterusnya dibawa penyidik Polres Aceh Timur untuk uji laboratorium di Medan, Sumatera Utara,” sebut Kepala Seksi Wilayah I, BKSDA Provinsi Aceh, Dedi Irvansyah, Senin (11/6/2018)

Dia menjelaskan, tim juga membawa satu gading gajah utuh yang belum berhasil diambil pelaku pembuhuhan. Selain itu, patahan gading gajah sepanjang 46 sentimeter turut dijadikan barang bukti.

“Hasil uji laboratorium yang akurat memastikan penyebab kematian gajah. Dugaan sementara tim dokter, dari ciri yang terlihat itu mengarah Bunta mati karena diracun,” sebut Dedi.

Dia berharap, pelaku pembunuhan Bunta segera tertangkap sehingga memberi efek jera pada pelaku kejahatan tersebut. “Semoga pelakunya bisa segera ditemukan Polres Aceh Timur,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan Bunta dibunuh di kompleks CRU Serbajadi, Aceh Timur. Satu gadingnya hilang. Polisi menduga Bunta dibunuh dengan cara diracun oleh pelaku dengan motif pencurian gading gajah.

Baca juga: BKSDA: Si Bunta Banyak Membantu Masyarakat Aceh Timur...

Kompas TV Bayi gajah ditemukan sendirian dan tertinggal dari kawanannya.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X