Banser Jateng Sediakan 312 Posko Mudik di Berbagai Titik

Kompas.com - 11/06/2018, 13:53 WIB
Ilustrasi mudik lebaran. KOMPAS.com/Aldo FenalosaIlustrasi mudik lebaran.

SEMARANG, KOMPAS.com - Barisan Serbaguna ( Banser) Jawa Tengah mendirikan 312 posko mudik di berbagai wilayah di Jawa Tengah. Para anggota Banser akan bersiaga membantu pemudik jika mendapat masalah di perjalanan.

Pjs Kepala Satkorwil Banser Jawa Tengah, Muchtar Makmun, mengatakan para anggota Banser yang ditugaskan di Posko Mudik punya keahlian mengatur lalu lintas, serta pertolongan pertama kecelakaan.

312 posko yang dibangun di jalur strategis itu melibatkan 12.480 personel.

"Setiap posko ada 40 personel yang berjaga setiap harinya. Mereka terbagi dalam tiga shift, satu shift diisi 15 personel," kata Muchtar, Senin (11/6/2018).

Posko-posko itu, sambung dia, dibangun di tempat strategis yang rawan terjadi kecelakaan. Posko tersebar di jalur pantai utara, jalur tengah dan jalur selatan.

Baca juga: Banser dan Ansor Tak Akan Membiarkan Kami Sendirian dan Ketakutan...

Posko mudik, kata dia, disediakan secara rutin tiap tahun. Banser ingin membantu masyarakat yang ingin mudik ke kampung halaman.

Dikatakan Muchtar, 312 posko tersebut dibagi ke dalam tiga jalur. Jalur Pantura ada 117 posko, yaitu Kabupaten Brebes sampai Rembang.

Kemudian 117 posko di jalur tengah, mulai dari Banyumas hingga Kabupaten Blora; serta 78 posko di jalur pantai selatan mulai Cilacap hingga Kabupaten Karanganyar.

Dari 35 kabupaten/kota di Jateng, hanya Kabupaten Jepara yang tidak ada posko. Hal itu karena kota ukir tidak masuk dalam jalur mudik.

"Hanya Jepara di Jawa Tengah yang tidak didirikan posko, karena bukan jalur mudik,” katanya.

Di dalam posko mudik Banser juga dapat digunakan untuk beristirahat dan beribadah. Posko tersebut dibuka mulai Minggu (10/6/2018) lalu hingga (20/6/2018) esok.

Baca juga: Posko Mudik PKS Jateng Sediakan Puluhan Kasur Busa dan Pijat Gratis

Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jawa Tengah Sholahuddin Aly mengatakan, posko banser disiapkan untuk membantu pemudik agar dapat selamat sampai tujuan. Tugas perbantuan itu, kata dia, karena menganggap pemudik bagian dari orang yang berjihad di jalan yang benar.

" Pemudik kami bantu karena sudah jauh bekerja lalu memikirkan rumah tangga. Momentum Lebaran mereka pulang menjumpai keluarga untuk bersilaturahmi, makanya kami terpanggil untuk membantu kelancaran arus mudik,” ucapnya. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X