H-6 Lebaran, Jalur Nagreg Terpantau Lancar

Kompas.com - 09/06/2018, 16:16 WIB
Sejumlah kendaraan saat melintas di Jalur Nagerg, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/6/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANISejumlah kendaraan saat melintas di Jalur Nagerg, Kabupaten Bandung, Sabtu (9/6/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Kondisi lalu lintas arus mudik di jalur Nagreg, Kabupaten Bandung, pada H-6 Lebaran terpantau lancar.

Dari data Pos Induk Nagreg Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, hingga pukul 12.00 WIB, 24.401 kendaraan bergerak dari Bandung menuju wilayah selatan. Jumlah tersebut didominasi kendaraan roda dua dan mobil pribadi.

Wakil Komandan Pos Induk Nagreg Dishub Kabupaten Basndung, Ruddy Heriadi mengatakan, ada penurunan jumlah kendaraan jika dibandingan tahun sebelumnya di mana aktivitas kendaraan mencapai 57.417 orang.

"Jadi kalau dibandingkan tahun kemarin menurun. Walaupun prediksi video conference bersama Pak Kapolri bahwa puncak mudik itu diprediksi Jumat dan Sabtu. Nah, tampaknya belum terjadi," ucap Ruddy saat ditemui di Pos Induk Nagreg Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung, Sabtu (9/6/2018).

Baca juga: Catat, Ini Titik-titik Layanan Pertamina di Sepanjang Jalur Mudik Jawa Timur

Ruddy menduga waktu libur lebaran yang berbeda-beda membuat konsentrasi pemudik terpecah. Sebab itu, ia pun memperkirakan puncak arus mudik di jalur Nagreg akan terjadi pada H-3 dan H-2 Lebaran.

"Karena pabrik dan swasta, bank masih bekerja sampai Senin-Selasa. Kemungkinan lonjakan terjadi pada Rabu atau H-2 lebaran. Sekarang memang masih landai dan tak terjadi antrean," tuturnya.

Dari pantauan Kompas.com, aktivitas kendaraan dari arah Bandung menuju Nagreg pada Sabtu siang relatif lancar.

Kepadatan hanya terjadi di Bunderan Cibiru yang merupakan daerah perbatasan antaran Kota Bandung dan Kabupaten Bandung.

Baca juga: Nagreg, Titik Kritis Jalur Selatan Jabar

Kemacetan sempat terjadi sejauh 1,5 kilometer dari Cibiru hingga Cileunyi. Kemacetan terjadi akibat banyaknya aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan serta kendaraan umum yang menunggu penumpang.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Charlotte Peeters, Bule Asal Belanda yang Terdampak Pandemi dan Jadi Tukang Mi Ayam di Yogyakarta

Cerita Charlotte Peeters, Bule Asal Belanda yang Terdampak Pandemi dan Jadi Tukang Mi Ayam di Yogyakarta

Regional
Ketahuan 'Chatting' dengan Mantan Kekasih, Istri di Bone Dibunuh Suami

Ketahuan "Chatting" dengan Mantan Kekasih, Istri di Bone Dibunuh Suami

Regional
Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Cegah Banjir, Pengembangan Perumahan di Kota Malang Wajib Buat Sumur Resapan

Regional
3 Pembunuhan dalam 2 Bulan di Denpasar, Begini Kata Polisi

3 Pembunuhan dalam 2 Bulan di Denpasar, Begini Kata Polisi

Regional
BMKG Catat 3 Kali Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara

BMKG Catat 3 Kali Gempa Susulan Guncang Sulawesi Utara

Regional
Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Fakta Gempa Magnitudo 7,1 Guncang Sulawesi Utara, Warga Panik dan Sejumlah Rumah Roboh

Regional
Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Rencana Polisi Tak Perlu Menilang Lagi, Begini Tanggapan Warga

Regional
Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Sederet Fakta Bupati Sleman Terpapar Covid-19 Sepekan Usai Disuntik Vaksin

Regional
Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Pasien Covid-19 Terekam CCTV Saat Mesum di Ruang Isolasi, Polisi Lakukan Penyelidikan

Regional
Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Mahasiswa Unsoed Kembangkan Alat Deteksi Dini Pergerakan Tanah

Regional
2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

2 WNA Asal China dan 1 dari Korea Diamankan, Bisnis Kayu hingga Liburan

Regional
Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Sensus Penduduk, Populasi Jabar Mencapai 48,27 Juta Jiwa

Regional
Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Sah Jadi Bupati Cianjur, Herman Janjikan 1.000 Kilometer Jalan Beton

Regional
Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Kasus Anak Gugat Orangtua karena Fortuner, Dedi Mulyadi: Ibu Mestinya Diberi Kasih Sayang Bukan Digugat

Regional
Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Keterisian Tempat Tidur Pasien Covid-19 di Banyumas Capai 76 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X