Dua Pelajar Asal Sleman Pelaku Percobaan Perampokan Ditangkap Polisi

Kompas.com - 08/06/2018, 13:46 WIB
Perampokan. ThinkstockPerampokan.

KULON PROGO, KOMPAS.com - Kepolisian Resor (Polres) Kulon Progo di Yogyakarta mengejar komplotan anak-anak yang mencoba melakukan perampokan. Dua dari 8 pelaku ditangkap Jumat (8/6/2018) subuh.

Salah satu bocah perampok itu dilumpuhkan dengan timah panas. Polisi masih mengejar 6 lainnya.

"Kami mengamankan dua, masing-masing usia 16 tahun. Kami kembangkan kasusnya, tapi sekarang mereka kami beri istirahat untuk memulihkan kondisi," kata Ajun Komisaris Besar Anggara Nasution, Kepala Polres Kulon Progo, Jumat siang.

Komplotan tersebut terdiri dari 8 orang berusia sebaya. Enam di antaranya anak di bawah umur, yakni: JD (16 tahun), MB (16), B (16), D (16), K (16), dan R (16). Dua lainnya Y (19) dan B (19). Polisi berhasil mengamankan JD, warga Mbayen Kalasan, Sleman dan MB, warga Ngemplak Sleman.

Baca juga: Terima Kasih Pak Jokowi, Kami Tak Dihukum Mati di Negeri Orang

Dihimpun dari keterangan para saksi, 8 anak itu beraksi dengan 4 motor matic di dua tempat berbeda. Pertama terjadi di Jalan Jogja - Wates di Pedukuhan Gembongan, Sukoreno, Kecamatan Sentolo sekitar pukul 01.00 WIB.

Korban, yakni Bagas Syarifudin (19), warga Sendangsari, Kecamatan Pengasih dan Nadia Kusumaning Pramudja (18), warga Pedukuhan Manggungan, Bendungan, Kecamatan Wates. Keduanya berboncengan ketika peristiwa terjadi.

Bocah-bocah itu menghentikan motor, merebut kunci kontak, dan mencoba merampas kendaraan korban. Korban berteriak dan anak-anak itu lari sambil membawa kunci kontak.

Aksi serupa juga terjadi di Margosari, Kecamatan Pengasih sekitar pukul 01.30 WIB. Korban adalah seorang mahasiswa bernama Muhammad Imam Fauzi (21), warga Pedukuhan Kembang, Margosari, Kecamatan Pengasih. "Tidak ada korban luka di aksi itu," kata Anggara. '

Baca juga: Terungkap, Mayat Wanita Terbungkus Kardus di Medan Bernama Rika Karina

Polisi yang sedang melaksanakan tugas di Pos Pelayanan Terminal Wates mendapat laporan dugaan perampokan dengan cara menendang korban dari atas motor. Polisi menerjunkan opsnal reskrim untuk mengejar.

Dalam aksi kejar mengejar itu polisi juga dibantu warga. Polisi sampai melepaskan tembakan peringatan beberapa kali. "Mereka melakukan perlawanan dengan cara melempar petugas dengan menggunakan helm dan ikat pinggang," kata Anggara.

JD dan MD menyerah setelah salah satunya kena tembak pada bagian kaki, 6 lainnya melarikan diri. JD segera dilarikan ke RSUD Wates untuk diberikan tindakan medis dan selanjutnya dirujuk ke RS Bhayangkara.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Deras Sebabkan Banjir Lumpur di Kecamatan Ijen, Bondowoso

Hujan Deras Sebabkan Banjir Lumpur di Kecamatan Ijen, Bondowoso

Regional
2 Arca yang Ditemukan di Sleman Berasal dari Abad ke-9

2 Arca yang Ditemukan di Sleman Berasal dari Abad ke-9

Regional
Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Pria Tewas Dikeroyok karena Dituduh Curi Helm, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Regional
Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Kronologi Porter Lion Air Curi Uang Rp 34,8 Juta dalam Koper di Bandara Kualanamu

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Petugas Rumah Sakit di Jateng Wajib Pakai Masker Khusus

Cegah Penularan Virus Corona, Petugas Rumah Sakit di Jateng Wajib Pakai Masker Khusus

Regional
Besok Mulai Berlaku di Batam, Barang Impor di Atas 3 Dollar AS Kena Bea Masuk

Besok Mulai Berlaku di Batam, Barang Impor di Atas 3 Dollar AS Kena Bea Masuk

Regional
Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Kisah Ibu 4 Anak Idap Kanker Stadium 4, Makan Andalkan Belas Kasihan Tetangga

Regional
Bawa Pisau, Seorang Pria di Pontianak Ngamuk di Kedai Kopi, Tikam Warga hingga Tewas

Bawa Pisau, Seorang Pria di Pontianak Ngamuk di Kedai Kopi, Tikam Warga hingga Tewas

Regional
Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Dampak Virus Corona, Jumlah Turis China di Bali Zoo Menurun

Regional
Kronologi Terbongkarnya Kebohongan Siswi SMA di Makassar yang Pura-pura Diculik

Kronologi Terbongkarnya Kebohongan Siswi SMA di Makassar yang Pura-pura Diculik

Regional
Bawa Gergaji, Pemuda di Kebumen Ngamuk dan Paksa Masuk ke Bank Danamon

Bawa Gergaji, Pemuda di Kebumen Ngamuk dan Paksa Masuk ke Bank Danamon

Regional
Hendak Memancing, Warga Musi Rawas Temukan Kerangka Manusia di Semak-semak

Hendak Memancing, Warga Musi Rawas Temukan Kerangka Manusia di Semak-semak

Regional
Diperkosa Bertahun-tahun oleh Ayah, Kakak, dan Sepupu, Remaja Wanita di Mamasa Takut Melapor

Diperkosa Bertahun-tahun oleh Ayah, Kakak, dan Sepupu, Remaja Wanita di Mamasa Takut Melapor

Regional
Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Pemprov NTB Siapkan Corona Crisis Center

Regional
Ayah, Kakak, dan Sepupu Tak Saling Tahu Telah Memerkosa Remaja Wanita Bertahun-tahun

Ayah, Kakak, dan Sepupu Tak Saling Tahu Telah Memerkosa Remaja Wanita Bertahun-tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X