Tim Khofifah-Emil Laporkan Puti ke Bawaslu soal Dugaan Pelanggaran Kampanye

Kompas.com - 07/06/2018, 20:22 WIB
Kompas TV Dua pasangan calon gubernur dan wakil Gubernur Jawa Timur bersaing ketat pada hasil Survei Litbang Kompas yang digelar pada 10- 15 Mei lalu.

Selain itu terdapat temuan lain, yakni lagu yang digunakan untuk mengiringi para pembarong. Lagu tersebut mengandung simbol pasangan nomor urut dua. Di lagu itu juga terdapat unsur ajakan untuk memilih nomor dua.

“Kami menemukan, kegiatan rampak barong tersebut mengandung unsur pelanggaran dan kami minta untuk diproses,” tegas Miklasiati.

Selain itu, tim sukses menilai, kegiatan ngabuburit budaya Rampak Barong yang diselenggarakan di Stadion Menak Sopal, Kabupaten Trenggalek, beberapa waktu lalu, juga terdapat logo Kabupaten Trenggalek dalam sertifikat penghargaan peserta Rampak Barong.

“Ada undang-undang yang mengatur dalam pelaksanaan kampanye. Kami mempunyai barang bukti, pencantuman logo Pemerintah Trenggalek dalam piagam penghargaan. Dan, diperkuat dengan penyebutan penyelenggara, yakni pemerintah kabupaten yang diucapkan oleh pembawa acara,” pungkas Miklasiati.

Siap menjawab

Sementara itu, tim pemenangan pasangan calon nomor urut dua Syaifullah Yusuf-Puti Guntur mempersilakan tim Khofifah-Emil Dardak untuk melaporkan Puti ke Bawaslu karena itu menjadi hak siapa saja.

“Ya, itu hak mereka. Silakan saja lapor, ini sebagian dari demokrasi. Dan, kami siap menjawab apa adanya bila dibutuhkan Bawaslu,” terang Doding Rahmadi dari tim pemenangan Gus Ipul-Puti Guntur, sekaligus ketua PDI-P Trenggalek.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Perlu diketahui bahwa acara rampak barong tersebut tujuan utamanya adalah capaian rekor Muri, dan sudah tercapai. Dan, peserta Rampak Barong adalah merupakan binaan PDI-P,” imbuh Doding Rahmadi.

Baca juga: Survei Charta Politika: Emil Dardak dan Puti Guntur Belum Level Petarung

Ketua Partai Gerindra Nurhadi Rokhmad, yang merupakan pendukung pasangan Gus Ipul-Puti Guntur, menilai, melaporkan paslon lain adalah sebagian dari kepanikan. Ia menilai, pelaporan itu hanyalah upaya mencari-cari kesalahan.

“Sah-sah saja melakukan laporan. Mungkin itu bagian dari kepanikan mereka. Siapapun yang melakukan aktivitas atau berbuat, pasti ada salahnya. Orang sakit di unit gawat darurat (UGD) dicari salahnya ada kok. Apalagi ini politik,” ucap Doding.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

Regional
UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

Regional
Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.