Kompas.com - 06/06/2018, 21:40 WIB

PALEMBANG, KOMPAS.com - Berdalih usaha pempeknya bangkrut, Basri (54) warga Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, Sumatera Selatan ini nekat beralih profesi menjadi penjual sabu.

Namun, bukannya dapat melanjutkan usaha pempek, Basri malah ketahuan menjual sabu dan ditahan di Polsek Ilir Timur 1 Palembang, setelah ditangkap petugas 

Dari pengakuan Basri, untuk memulai bisnis sabu, ia mengeluarkan modal Rp 18 juta. Uang itu dibelikan serbuk sabu kepada seorang bandar di Palembang.

Setelah itu, sabu yang dia beli kembali dipecah menjadi paket kecil sebanyak 36 paket.

Baca juga: Kisah Seorang Napi Teroris yang Gagal Ledakkan Bom karena Wanita Berjilbab

"Bisnis pempek saya mulai bangkrut. Jadi untuk kembalikan modal agar bisa berdagang lagi, saya jual sabu dulu. Baru satu bulan berjalan,” kata Basri di Polsek Ilir Timur I Palembang, Rabu (6/6/2018).

Basri mengaku sudah berbisnis pempek lima tahun. Namun, bisnisnya mulai meredup dan kehilangan pelanggan sehingga modalnya terkuras habis.

“Tidak tahu kenapa pelanggan mulai berkurang, saya terpaksa begini untuk memenuhi modal untuk berdagang lagi.  Untungnya (penjualan sabu) juga belum banyak karena masih banyak yang belum terjual,” ungkapnya.

Kapolsek Ilir Timur I Kompol Edi Rahmat menjelaskan, selain sabu, Basri juga menjual ekstasi. 

Penangkapan tersangka pun bermula dari adanya laporan warga jika  sering terjadi transaksi narkoba.

Baca juga: Presiden Jokowi Tiba di Karawang, Disambut Teriakan Pakde, Pakde...

“Kita temukan plastik di kediaman tersangka yang berisi sabu sebanyak 36 paket  dan lima butir ekstasi dengan logo petir warna pink," ucapnya.

"Selain itu ada bubuk ekstasi yang sudah dimasukkan ke dalam kapsul yang siap digunakan, uang sebesar Rp 490.000, dua unit ponsel, 8 plastik bening, dan 5 timbangan digital,” jelas Edi.

Akibat ulahnya, Basri dikenakan pasal 114 dan pasal 112 Undang-undang Narkoba Nomor 35 Tahun 2009 dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Kompas TV Dinding jalan lintas bawah Mampang-Kuningan, Jakarta Selatan sempat menjadi sasaran perusakan dan dipenuhi dengan coretan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Wagub Uu Dukung Pencanangan Pariwisata Berbasis HAM di Jabar untuk Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Regional
Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Uu Sebut Porpov Jabar 2022 Bisa Jadi Bahan Evaluasi Pembinaan Atlet

Regional
Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Penerbangan Internasional Dibuka, Gubernur Riau: Sudah Lama Dinanti Investor

Regional
Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Tim Muhibah Angklung Tampil di Amerika Serikat, Kadisparbud Jabar Ungkap Harapannya

Regional
Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Wagub Uu: Transformasi Migas Hulu Jadi Migas Utama Bantu Tingkatkan PAD di Jabar

Regional
Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Siapkan Generasi Emas, Wali Kota Metro Sosialisasikan Program Jama-PAI

Regional
Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Rumahnya Direnovasi Setelah Hampir Roboh, Nenek Ami Sampaikan Rasa Syukur kepada Ridwan Kamil

Regional
Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Program Perhutanan Sosial, Gubernur Riau Tanam Bibit Pohon Aren dan Tebar Benih Arwana di Rohul

Regional
Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Kang Emil Tunaikan Ibadah Haji sebagai Badal untuk Almarhum Eril

Regional
Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.