Polisi Segel Dua Tempat Usaha Garam Ilegal di Gresik

Kompas.com - 06/06/2018, 18:38 WIB
Bentuk garam industri yang dijadikan garam konsumsi merek Gadjah Tunggal dan Garam Indonesia. KOMPAS.com/HamzahBentuk garam industri yang dijadikan garam konsumsi merek Gadjah Tunggal dan Garam Indonesia.

GRESIK, KOMPAS.com – Jajaran kepolisian akhirnya menyegel dua tempat usaha garam ilegal di Gresik.

Satu berupa gudang di Desa Banyutami, Kecamatan Manyar, Gresik dan satu pabrik di Jalan Mayjend Sungkono, Gresik, Rabu (6/6/2018).

Penyegelan tersebut merupakan kelanjutan dari temuan Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Yakni, kasus impor garam peruntukkan industri yang dijual kembali menjadi garam konsumsi, dengan merek Gadjah Tunggal dan Garam Indonesia.

Baca juga: BPOM Sita 75 Ton Garam Ilegal di Baubau

“Jadi di sini digunakan sebagai tempat penyimpanan awal, garam industri pengasinan ikan yang mereka impor dari Australia dan India," ujar Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Daniel Tahi Monang Silitonga di Gresik, Rabu (6/6/2018).

"Coba lihat saja, semua masih dalam kemasan sak besar berwarna biru dan putih seperti contoh di depan,” tambahnya.

Garam tersebut, sengaja disimpan di gudang. Nantinya dikemas menjadi garam konsumsi dengan ukuran kecil di tempat usaha yang beralamat di Jalan Mayjend Sungkono, Gresik.

Garam konsumsi tersebut dijual di pasaran bebas. Kemasan berukuran 125 gram untuk merek Gadjah Tunggal dan ukuran 250 gram untuk merek Garam Indonesia.

“Kemarin kami temukan garam-garam ini di pasar Jakarta, Surabaya juga. Menurut pengakuan, sudah mereka pasarkan tidak hanya di Jawa, tapi Kalimantan dan Sulawesi juga,” jelasnya.

Atas tindakan tersebut, kepolisian menahan dua tersangka. Mereka adalah MA, Direktur PT GSA, dan KAG, Direktur PT MTS. Mereka ditahan sejak 15 Mei 2018, dengan barang bukti 40.000 ton garam.

Baca juga: Menperin Minta Persoalan Impor Garam Industri Tidak Dijadikan Polemik

Masing-masing terdiri dari 290.000 sak garam konsumsi beryodium merek Gadjah Tunggal seberat 5 kilogram, bahan baku garam halus 170 karung dengan berat 50 kilogram.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X