Kompas.com - 05/06/2018, 14:59 WIB
Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo dalam apel bersama kesiapan jajaran Pemkot dalam pelayanan mudik dan balik Lebaran 2018 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/6/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniWali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo dalam apel bersama kesiapan jajaran Pemkot dalam pelayanan mudik dan balik Lebaran 2018 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/6/2018).

SOLO, KOMPAS.com - Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo mengatakan tidak akan mengambil libur saat arus mudik Lebaran.

Ia ingin bersama jajarannya berkeliling dan memantau arus mudik di wilayah Solo, Jawa Tengah.

"Liburan (Lebaran) saya enggak akan libur. Ingin tetap memantau para warga masyarakat yang ingin mudik di Solo," kata pria yang akrab disapa Rudy seusai memimpin apel bersama kesiapan jajaran pemkot dalam pelayanan mudik dan balik Lebaran 2018 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/6/2018).

Rudy mengungkapkan, persiapan menyambut Lebaran dari tahun ke tahun terus dievaluasi. Daerah rawan kecametan yang biasa terjadi telah dipetakan. Sehingga pada arus mudik maupun balik Lebaran nanti sudah tidak ada lagi kawasan rawan macet.

"Titik kemacetan dan rawan macet sudah kita petakan, sehingga harapan saya sudah tidak ada lagi WA (WhatsApp) masuk ke saya, Pak di sana macet dan sebagainya," paparnya.

Menurut Rudy, semua kendaraan operasional Lebaran dari jajaran Pemkot Surakarta sudah dipersiapkan jauh hari.

Baca juga: Tim Medis Bersiaga di Rest Area Jalan Tol hingga Jalur Reguler Semarang-Solo

 

Dipastikan semua kendaraan itu dalam kondisi prima. Baik kendaraan operasional dari Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Dinas Kesehatan (Dinkes), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lainnya.

"Termasuk pompa pemadam kebakaran semuanya sudah siap. Persiapan itu sudak kita lakukan jauh hari sehingga dapat melayani masyarakat dengan baik selama arus mudik dan balik Lebaran," terang dia.

Semua petugas di jajaran Pemkot Surakarta yang diterjunkan selama arus mudik dan balik Lebaran akan bertugas selama 24 jam dengan sistem shift atau bergiliran.

Baca juga: Lempar Rombongan Suporter Persebaya di Kota Solo, 17 Orang Ditangkap

 

Untuk jajaran Dishub, Satpol PP, BPBD dan Damkar akan berpatroli selama 24 jam. Patroli dilakukan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan terjadi selama Lebaran.

"Dengan adanya patroli ini masyarakat merasa nyaman dan aman bahwa Pemkot Surakarta lebih mengutamakan dan mengedepankan pelayanan," papar Rudy.

Kompas TV Inilah suasana pasar kuliner ramadan di kampung Mlinjon, Klaten, Jawa Tengah.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.