Oknum Guru Agama Cabuli Tiga Santrinya, Gunakan Modus Jadi Pacar

Kompas.com - 05/06/2018, 06:00 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/LAKSONO HARI WIWOHOIlustrasi

BATAM, KOMPAS.com — Seorang oknum guru agama di Kampung Bangun Rejo, Kelurahan Gunung Lengkuas, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), diamankan petugas kepolisian pada Senin (4/6/2018). 

Oknum guru ini diduga melakukan perbuatan asusila terhadap santrinya. Oknum guru ini merupakan pengajar di salah satu pondok pesantren. 

Belakangan diketahui ada tiga santrinya yang menjadi korban tindakan asusilanya.

Kapolsek Bintan Timur (Bintim) AKP Muchlis Nadjar melalui Kanit Reskrimnya Ipda Anjar Rahmad Putra membenarkan adanya kasus tersebut. Saat ini pelaku sudah diamankan pihak Polsek Bintim.

Baca juga: Kronologi Peserta SBMPTN 2018 Melahirkan di Toilet Saat Ujian

"Hasil pemeriksaan sementara, pelaku mengakui perbuatan bejatnya yang dilakukan kepada santrinya sendiri," kata Anjar melalui sambungan selulernya, Senin (4/6/2018) sore.

Kepada polisi, pelaku juga mengakui telah melakukan asusila kepada tiga santrinya dengan modus berpura-pura memacarinya terlebih dahulu. 

Kemudian setelah dekat, baru dirinya memaksa korbannya untuk melakukan hubungan badan selayaknya suami istri.

"Modusnya pacaran, setelah korbannya terkesima saat itulah pelaku memanfaatkan kelemahan korbannya dan melakukan perbuatan asusila kepada korban," ujar Anjar.

Perbuatan asusila tersebut dilakukan pelaku di kamar korban, yakni saat korban sedang tertidur dan setengah sadar.

Baca juga: Dua Guru Agama Ditangkap karena Cabuli Tiga Murid Perempuannya

"Ada juga (perbuatan asusila) dilakukan pelaku saat korban sedang sakit. Pelaku berpura-pura ingin membantu atau mengurut korban. Namun setelah berada di atas tempat tidur korban, pelaku langsung melaksanakan perbuatan bejatnya," ungkap Anjar.

Kasus ini sendiri terungkap ketika salah satu korban melaporkan perbuatan asusila tersebut kepada orangtuanya. Saat itulah orangtua si korban langsung menceritakan kejadian ini kepada warga sekitar.

Warga yang mengetahui hal itu langsung mencari keberadaan pelaku. Lalu pada Jumat (1/6/2018) sekitar pukul 21.30 WIB, warga berhasil menemukan pelaku.

Warga yang saat itu tersulut emosi langsung menghajar pelaku hingga babak belur. Beruntung saat kejadian, polisi langsung meluncur ke TKP dan langsung mengamankan pelaku.

"Saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan, kuat dugaan kami masih ada korban lainnya. Kami terus melakukan pengembangan dari kasus ini," tutup Anjar.

Baca juga: Shalawatan Dikira Karaoke, Bule di Bogor Marah-marah ke Warga

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X