Satu Pengendara Motor yang Tabrak Kapolsek Jadi Tersangka Narkoba

Kompas.com - 04/06/2018, 16:46 WIB
Kapolsek Kertapati AKP I  Putu Suryawan, terpental saat ditabarak seorang pengendara yang mencoba menghindari razia. ISTIMEWAKapolsek Kertapati AKP I Putu Suryawan, terpental saat ditabarak seorang pengendara yang mencoba menghindari razia.

 

PALEMBANG, KOMPAS.com - Salah satu tersangka yang menabrak Kapolsek Kertapati AKP I Putu Suryawan saat melakukan razia di Jalan Ki Marogan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (3/6/2018) sekitar pukul 00.00 WIB dini hari, kini telah ditetapkan tersangka atas kepemilikan senjata tajam dan narkoba.

Dikatakan Suryawan, tersangka Risky (17 tahun, sebelumnya sempat ditulis 28 tahun) bersama rekannya, AG (28) nekat menabrak petugas lantaran takut terkena razia.

“Mereka baru sudah menonton bola di Jakabaring dan hendak pulang, karena membawa sabu dan sajam, mereka mau menerobos petugas untuk menghindari razia," kata Suryawan saat dikonfirmasi, Senin (4/6/2018).

Dari hasil pemeriksaan, tersangka Risky ternyata sering melakukan aksi begal di daerah pemulutan, Kecamatan Kertapati Palembang bersama rekannya, AG yang kini masih dalam pengejaran.

“Pengakuannya sudah tiga sampai empat kali melakukan begal di kawasan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir. Kita masih kejar AG yang sampai sekarang masih kabur,” ujar Kapolsek.

Diberitakan sebelumnya, razia yang digelar di Jalan Ki Marogan, Kecamatan Kertapati, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (3/6/2018), mendadak heboh.

Baca juga: Hentikan Pengendara Motor Saat Razia, Kapolsek Kertapati Ditabrak hingga Terpental

Kapolsek Kertapati AKP I Putu Suryawan terpental akibat ditabrak seorang pengendara motor yang ketika itu mencoba menghindar dari razia.

Informasi yang dihimpun, awalnya petugas Polsek Kertapati melakukan giat razia cipta kondisi untuk mengantisipasi tindak kejahatan curas, curanmor, curat (3C).

Namun, saat memeriksa satu persatu surat-surat pengendara, tiba-tiba dari arah Terminal Karya Jaya datang dua orang yang mengendarai satu sepeda motor Yamaha Vixion tanpa pelat kendaraan. 

Melihat kedua terduga pelaku tanpa menggunakan helm dan berbonceng tiga, Kapolsek Kertapati AKP I Putu Suryawan berusaha menghentikan mereka.

Nahas, bukannya berhenti, ketiga pria itu malah tancap gas dan menabrak I Putu Suryawan hingga membuatnya terpental.

Anggota Polsek Kertapati yang melihat kejadian tersebut langsung mengejar tiga pria pengendara sepeda motor itu. Alhasil, "hujan" peluru pun dilakukan petugas untuk menghentikan mereka.

Kompas TV Risma: "Kalau (Narkoba) Ini Kena Anakmu, Gimana ??!"



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Temuan 28 Kasus Positif Covid-19, Pemkot Tegal Tak Terapkan PSBB

Regional
Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Pencarian Warga Amerika yang Hilang di Teluk Ambon Terkendala

Regional
Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Kisah Nenek Uho, Sakit Sendirian, Ditemukan Pakai Sarung Bercampur Kotoran Hewan

Regional
KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

KA Pandanwangi Beroperasi Lagi, Penumpang Tak Perlu Rapid Test

Regional
Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Tas Berisi Dana Desa Dicuri di Tempat Penitipan Toko, Uang Rp 161 Juta Raib

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 8 Agustus 2020

Regional
5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

5 Fakta Baru Kasus Fetish Kain Jarik Berkedok Riset, Mengaku Ada 25 Korban dan Dijerat UU ITE

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 8 Agustus 2020

Regional
Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Jawaban Wakil Wali Kota Tegal soal Pencitraan hingga Sembunyikan Data

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 8 Agustus 2020

Regional
Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Saat Gubernur Edy Rahmayadi Mantu di Tengah Pandemi...

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 8 Agustus 2020

Regional
Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Dendam dengan Orangtua, Pemuda Ini Bunuh dan Cabuli Anaknya

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 8 Agustus 2020

Regional
2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

2 Poliklinik di RSUD Aceh Tamiang Ditutup, 59 Tenaga Medis Dites Swab

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X