Sidang Kasus 1 Ton Sabu Dilaksanakan Setelah Idul Fitri

Kompas.com - 04/06/2018, 14:45 WIB
 Direktur Narkoba pada Jampidum Kejari Batam Dedi Siswadi saat menggelar press release di Kejari Batam, Senin (4/6/2018) KOMPAS.com/ HADI MAULANA Direktur Narkoba pada Jampidum Kejari Batam Dedi Siswadi saat menggelar press release di Kejari Batam, Senin (4/6/2018)

BATAM, KOMPAS.com — Kasus penyelundupan 1 ton sabu yang disimpan dalam kapal MV Sunrise Glory dengan empat tersangka pembawanya siap disidangkan setelah Idul Fitri. 

Hal ini diungkapkan Direktur Narkoba pada Jampidum Kejari Batam Dedi Siswadi saat menggelar konferensi pers di kantor Kejaksaan Negeri Batam sekitar pukul 14.00 WIB, Senin (4/6/2018).

Menurut Dedi, dengan pelimpahan ini sepenuhnya penanganan kelanjutan kasus 1 ton sabu berada di Kejari Batam. 

Baca juga: 4 Tersangka Kasus Sabu 1 Ton Diadili di Batam

"Secepatnya akan kami limpahkan ke Pengadilan Negeri Batam agar secepatnya bisa disidangkan setelah Idul Fitri. Namun semua itu kembali lagi kepada persiapan Pengadilan Negeri Batam," ujar Dedi.

Tim jaksa penuntut umum (JPU) akan dipimpin langsung kepala Kejari Batam Roch Adi Wibowo yang didampingi Kasi Pidana Umum (Pidum) Philpan dan Jaksa Senior Rumondang.

"Untuk pasal yang diterapkan, yakni Pasal 114 Ayat 2 juncto Pasal 132 Ayat 1 UUD RI No 35 Tahun 2019 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman mati," ujarnya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Bayi Usia 8 Hari di Kudus Meninggal, Terkonfirmasi Positif Covid-19

Regional
4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

4 Orang Tertimbun Longsor di Sibolga, 2 Tewas

Regional
Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Rekor Baru Penambahan Kasus Covid-19 di Riau

Regional
Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Kapolda Maluku Menyuapi Sejumlah Taruna Akpol, Ingatkan Jangan Serakah

Regional
Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Pengunjung Pulau Komodo Dibatasi Maksimal 50.000 Orang Setahun

Regional
Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Satu Penumpang Positif Corona, Lion Air: Bukan Kesalahan dan Kesengajaan Maskapai

Regional
Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Erick Thohir: Bio Farma Siap Produksi 250 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Tersedia Mulai Desember 2020

Regional
Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Masuk Zona Hijau Covid-19, Pemkot Kupang Pertimbangkan Buka Sekolah

Regional
Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Kronologi Lengkap Temuan Kerangka Wanita Berjaket Merah Wonogiri, Hilang Jejak Usai Jual Motor

Regional
Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Soal Klaim Risma Surabaya Jadi Hijau, Kadis: Yang Berubah Bukan Zona, tapi Reproduksi Efektif

Regional
Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Anggota DPRD Maluku Positif Covid-19: Sebelum Swab, Saya Ikut Rapat di Kantor

Regional
Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM

Mahasiswa Unnes Adukan Mendikbud Nadiem Makarim ke Komnas HAM

Regional
Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Pegunungan Menoreh Akan Dilengkapi Kereta Gantung

Regional
Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Keluar Masuk Makassar Tak Perlu Lagi Surat Bebas Covid-19

Regional
Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Berstatus OTG, Anggota DPRD Maluku yang Positif Covid-19 Jalani Karantina Mandiri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X