Gadis 19 Tahun Hilang saat Menemani Ibunya Beli Nasi Goreng di Karawang

Kompas.com - 04/06/2018, 11:18 WIB
Ilustrasi penculikan. ShutterstockIlustrasi penculikan.

KARAWANG, KOMPAS.com - Sinta Sari (19), gadis asal Jalan Tambakbaya, Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat, Karawang, hilang sejak dua bulan lalu saat menemani ibunya membeli nasi di depan Pegadaian Karawang, sekitar pukul 19.70 WIB, dua bulan lalu.

Edi Permana, paman yang juga ayah angkat Sinta mengatakan, saat menemani ibunya, Ratna Sari Darma, di depan Kantor Pegadaian Karawang, Sinta pamit lantaran mendapat SMS dari temannya.

"Dia pamit mau ke temennya. Tetapi dia (Sinta) enggak balik-balik," kata Edi kepada Kompas.com melalui telepon, Senin (4/6/2018).

Edi mengungkapkan, pada malam harinya Sinta sempat menelepon dan mengatakan akan menonton film. "Tapi sampai sekarang belum pulang dan nomor HP-nya tidak aktif," katanya.

Baca juga: Motif Penculikan Anak Jaksa, Pelaku Kecewa Kasus Korupsinya Tak Dihentikan

Saat hilang, tambahnya, Sinta mengenakan baju tidur dan celana pendek. Saat itu, kata Edi, Sinta tengah menginap di rumahnya.

"Sebelumnya, Sinta tinggal di Kalijati Subang, tetapi saat hilang ia sedang menginap di rumah saya. Biasanya kalau main ke sini sampai sebulan," katanya.

Edi dan keluarga pun menduga Sinta diculik oleh seseorang. Hal ini diperkuat dengan nomor handphone gadis berambut pendek itu tidak aktif. "Mungkin HP-nya diambil si penculik itu," katanya.

Keluarga juga sudah mencari ke sejumlah tempat, seperti Alun-alun Bandung, Terminal Leuwi Panjang, Stasiun Kota Bandung, dan Nagreg.

Baca juga: Bagasi Terbuka Akibat Tabrakan, Korban Penculikan Berhasil Lolos

"Kami harap Sinta cepat ditemukan dan kembali ke tengah-tengah keluarga kami," katanya.

Keluarga berharap jika ada warga yang mengetahui keberadaan Sinta, untuk menghubungi kantor polisi terdekat atau menghubungi Ciahun di nomor 081316233599.

Kompas TV Bocah berusia 4 tahun itu diculik saat sedang bermain di halaman rumah mereka pada hari Senin, 28 Mei lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X