Pengantin Baru Ini Masuk Bui karena Gelapkan Uang di Tempat Kerja

Kompas.com - 01/06/2018, 20:56 WIB
Hendianita (21) pengantin yang menggelapkan uang toko saat berada di Polsek Ilir Timur I Palembang, Sumatera Selatan.
KOMPAS.com/ Aji YK PutraHendianita (21) pengantin yang menggelapkan uang toko saat berada di Polsek Ilir Timur I Palembang, Sumatera Selatan.

PALEMBANG, KOMPAS.com - Akibat menggelapkan uang di toko tempatnya bekerja, Hendianita (21) terpaksa mendekam di penjara karena ditangkap aparat Polsek Ilir Timur I Palembang, Sumatera Selatan.

Perempuan yang baru saja menikah itu diketahui tidak menyetorkan uang hasil penjualan di toko elektronik tempatnya bekerja sebesar Rp 11.000.000. Pelaku mengaku, uang tersebut digunakannya untuk berfoya-foya bersama suaminya.

“Sebelum puasa saya menikah, karena uang sudah habis jadi saya ambil uang toko untuk senang-senang dengan suami," kata Hendianita, di Polsek Ilir Timur 1 Palembang, Jumat (1/6/2018).

Ketidaksabaran Teza Hingga Aksi Todongkan Pistol yang Berujung Bui ...

Hendianita mengaku, jabatannya sebagai kepala toko membuat dirinya sangat mudah untuk mengambil uang tanpa disetorkan ke rekening pemilik. “Sudah tiga tahun kerja di sana, karena saya kepala toko, jadi semua uang di saya,’ ujar dia.

Kapolsek Ilir Timur I Kompol Edi Rahmat Mulyana menyatakan, tersangka ditangkap saat berada di kediamannya di Jalan Letkol Iskandar, Kelurahan 15 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, setelah mendapatkan laporan dari korban.

“Korban melaporkan adanya penggelapan uang penjualan, karena sudah dua bulan tidak menyetorkan uang. Karena curiga, dia melapor dan kita lakukan penyelidikan,” ujar Edi.

Kisah Pemilik Pabrik Parfum Imitasi di Tamansari Berakhir di Bui...

Atas perbuatannya, tersangka dikenakan pasal 374 KUHP tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman lima tahun penjara. 

“Akan dikembangkan lagi, dugaannya mungkin lebih dari Rp 11.000.000 yang digelapkan, Memang tersangka baru saja menikah,” ucap Kapolsek.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Ganjar Ingin Eks Keraton Agung Sejagat Jadi Desa Wisata

Regional
Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Masih Ada Sistem Noken di Pilkada 2020, Ini Antisipasi Bawaslu Papua

Regional
Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Dua Siswi Korban Pencabulan Guru Olahraga di Bali Alami Trauma

Regional
Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Cegah Diskriminasi dan Intoleransi, Ganjar Minta Sekolah Awasi Ekstrakurikuler

Regional
Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Setor 150 Juta ke MeMiles, Adjie Notonegoro: Kalau Enggak Kembali Diikhlaskan Saja

Regional
Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Polisi Sebut Hasil Otopsi Mantan Istri Sule Akan Keluar Satu atau Dua Hari ke Depan

Regional
Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Demam, 2 Turis China yang Berkunjung ke Bintan Langsung Dilarikan ke RS

Regional
Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Suami Kerja, Istri Selingkuh di Sebuah Penginapan

Regional
Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Viral Sumber Air Tercemar Limbah Babi, PDAM Kabupaten Semarang: Kami Jamin Aman

Regional
Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Dinkes Jatim Mulai Antisipasi Virus Corona di Bandara dan Pelabuhan

Regional
Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Kronologi Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut

Regional
Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Korban Tewas Kecelakaan Bus di Subang Bertambah Jadi 9 Orang

Regional
Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Guru Olahraga yang Cabuli Dua Siswi SD di Bali Terancam 20 Tahun Penjara

Regional
Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Sidang Pembunuhan Satu Keluarga di Banyumas, Saksi Mengira Temukan Tengkorak Kucing

Regional
Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Kapok Divonis 2 Bulan karena Sisa Getah Karet Seharga Rp 17 Ribu, Kakek Samirin: Tidak Lagi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X