Di Depan Ulama, Cak Imin Ceritakan Awal Mula Bertekad Maju Pilpres

Kompas.com - 31/05/2018, 23:57 WIB
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ketika ditemui di rumah dinasnya, Jakarta, Jumat (25/5/2018). KOMPAS.com/ MOH NADLIRKetua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ketika ditemui di rumah dinasnya, Jakarta, Jumat (25/5/2018).

KUNINGAN, KOMPAS.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menghadiri acara Silaturahim Ulama Rakyat di Kuningan, Jawa Barat. Acara tersebut dihadiri sekitar 500 orang kiai, ulama, ajengan, dan pengasuh pondok pesantren se-Kabupaten Kuningan.

Dalam pertemuan tersebut, pria yang biasa dipanggil Cak Imin ini menceritakan awal mula dirinya bertekad maju di Pemilihan Pilpres (Pilpres) 2019.

Tekadnya itu bermula dari dukungan Ketua DPW PKB Jawa Tengah, KH Yusuf Khudori, yang menyebarkan surat edaran kepada para ulama berisi usulan Cak Imin agar didorong menjadi Calon Presiden 2019-2024.

Hal itu menurutnya terjadi sekitar enam bulan lalu.

Baca juga: Polisi di Jambi Diduga Anut Ideologi Terorisme, Ini Kata Kapolresta

"Surat edaran itu bersifat rahasia, tetapi kemudian bocor dan dimuat di media. Saya bilang ke kiai terlalu cepat, bahkan Kiai Yusuf saya marahin," ujar Cak Imin dalam rilisnya, Kamis (31/5/2018).

Namun kemudian, para kiai Jawa Tengah, Jawa Timur, lalu merambat ke Jawa Barat dan seluruh Indonesia, mendukung dirinya maju Pilpres.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bahkan di Pondok Pesantren Al Futuhiyyah, Mranggen, Jawa Tengah serta masjid-masjid pusat gerakan dakwah, menitipkan amanah kepada Cak Imin agar duduk di pucuk pimpinan bangsa.

"Karena Indonesia menjadi negara yang bermatabat, itu atas hasil kerja keras para kiai yang telah membentuk karakter anak bangsa di pondok-pondok pesantren. Ini bukan hanya retorika belaka," ucapnya.

Baca juga: Bantah Cak Imin, PPP Sebut Belum Ada Kesepakatan Cawapres Jokowi Harus dari Parpol

Ia pun berjanji berjuang tanpa henti agar rakyat Indonesia diakui hak hidupnya, para kiai juga diakui perannya, karena pesantren telah menunjukkan kekuatannya.

"Maka kemudian Islam telah menunjukkan kekuatannya di bumi pertiwi ini. Inilah ghirroh anak kandung reformasi hasil perjuangan reformasi akan tuntas ketika negara ini dipimpin ahlussunah waljamaah," tegasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.