Mengaku Tentara Inggris, Warga Nigeria Kuras Rekening Kenalan di Facebook

Kompas.com - 31/05/2018, 16:20 WIB
Anthony Chukwuebuka alias Ebuka warga Nigeria dan dua wanita asal Bandung yakni NR (19) dan N (19)  yang diketahui sebagai komplotan penipuan di media sosial. KOMPAS.com/ Aji YK PutraAnthony Chukwuebuka alias Ebuka warga Nigeria dan dua wanita asal Bandung yakni NR (19) dan N (19) yang diketahui sebagai komplotan penipuan di media sosial.

PALEMBANG, KOMPAS.com- Seorang warga asal Nigeria ditangkap jajaran Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan lantaran diketahui telah menjadi pelaku penipuan hingga menyebabkan korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Tersangka diketahui bernama  Anthony Chukwuebuka alias Ebuka. Selain Ebuka, dua wanita asal Bandung yakni NR (19) dan N (19)  yang diketahui sebagai komplotannya juga ikut ditangkap petugas.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel AKBP Yoga Baskara mengatakan, tersangka Ebuka melakukan penipuan terhadap seorang warga Palembang bernama  Ni Luh Putu Sunadiasih melalui Facebook Messenger.

Ebuka pun mengaku sebaga anggota tentara Inggris yang bertugas di Afghanistan selama tiga tahun dan bernama Steven Weedon.

Baca juga: Mengaku Polisi, Penipu Ini Peras Seorang Mahasiswi Lakukan Aksi Pornografi

“Tersangka mengaku kepada korban telah mengumpulkan uang 1juta dollar AS selama bertugas. Tetapi tidak bisa membawanya pulang ke negara asal dan akan memberikan uang itu kepada korban,” kata Yoga, saat gelar perkara, Kamis (31/52018)

Dengan modus tersebut, tersangka mengimingi korban akan mengirimkan uang dollar melalui pelabuhan di Batam. Namun, saat di Batam, pelaku menghubungi korban jika paket tersebut tertahan oleh pihak Bea cukai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Di Batam tersangka mengaku jika uang dollar yang dipaketi untuk korban tertahan oleh bea cukai. Disitulah tersangka langsung meminta transfer uang hingga Rp 50.500.000 sebagai biaya untuk suap petugas bea cukai,” ujarnya.

Untuk mentransfer uang, tersangka Ebuka menggunakan rekening dari NR dan N yang ditangkap di salah satu apartemen di Bandung.

Baca juga: Polisi Tangkap Penipu Bermodus Jual Mobil di Situs OLX

"Ketiga tersangka sindikat penipuan melalui Facebook, yang merekrut orang Indonesia sebagai tempat transfer uang hasil penipuan. Untuk Visa dari warga nigeria setelah kita cek masa berlakunya sudah habis,” jelasnya.

Dari ketiga tersangka petugas mengamankan barang bukti berupa delapan unit handhponem dua flash disk yang beisi data korban penipuan, dua laptop, enam buktu tabungan atas nama NR dan enam kartu kredit atas nama NR.

Kompas TV Semua pelaku dikenakan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

Regional
Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

Regional
Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

Regional
Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

Regional
Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

Regional
Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

Regional
Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

Regional
Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

Regional
Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

Regional
Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.