Viral, Pengantin dan Tamu Pakai Seragam Pramuka, Ini Cerita Lengkapnya - Kompas.com

Viral, Pengantin dan Tamu Pakai Seragam Pramuka, Ini Cerita Lengkapnya

Kompas.com - 31/05/2018, 15:14 WIB
Pasangan Dita Suryani Oktafiani (22) dan Aswin Baharsyah Bachtiar yang menikah pada 9 Mei 2018 di Penajam Paser Utara, Kaltim. Mereka menikah dengan mengenakan seragam Pramuka. Dok. Dita Pasangan Dita Suryani Oktafiani (22) dan Aswin Baharsyah Bachtiar yang menikah pada 9 Mei 2018 di Penajam Paser Utara, Kaltim. Mereka menikah dengan mengenakan seragam Pramuka.

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, viral pernikahan sepasang pengantin berpakaian pramuka di Banyuwangi.

Kisah yang sama kembali viral di media sosial. Kali ini kisah datang dari pasangan Dita Suryani Oktafiani (22) dan Aswin Baharsyah Bachtiar yang menikah pada 9 Mei 2018 di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Video pernikahan Dita dan Aswin yang diunggah oleh akun Facebook, Saka Wbb Ppu, viral dan telah disebar lebih dari 4.000 kali.

Dalam video itu, terlihat kedua pasangan dan para tamu mengenakan pakaian seragam pramuka. Puluhan komentar pun memenuhi unggahan itu.

 

Dita terlihat dengan riasan wajah sederhana, lengkap dengan seragam pramuka. Demikian pula Aswin, yang melengkapi penampilannya dengan kopiah hitam.

Apa alasan pasangan ini memilih pernikahan dengan tema dan busana Pramuka?

Saat dihubungi Kompas.com, Kamis (31/5/2018), Dita mengaku, dia dan suaminya memang telah memutuskan bersama untuk memilih memakai seragam Pramuka saat menikah. Demikian pula prosesinya.  

"Sebelumnya juga sudah konfirmasi sama Kak Kwarcab beserta jajarannya dan teman-teman Pramuka. Alhamdulillah, mereka mendukung penuh inisiatif kami," kata Dita.

Baca juga: Viral, Pasangan Ini Menikah Menggunakan Pakaian Pramuka

Keduanya diketahui memang aktif di kegiatan kepramukaan.

Dita dan Aswin teman satu sekolah yang bertemu pada 2015. Aswin ketika itu merupakan siswa pindahan. Kegiatan Pramuka di sekolah menyatukan keduanya.

Dita kini menjabat sebagai Ketua Krida Bina Sejarah di Saka Widya Budaya Bakti di bawah naungan Disdikpora.

Berbagai trofi dan penghargaan terkait Pramuka juga pernah diraih Dita dan Aswin.

Prosesi pernikahan ala Pramuka

Dalam prosesi pernikahan, ada momen penyematan Tanda Pramuka Dewasa.

Penyematan tersebut melambangkan pergantian tingkatan karena sudah menuju tahap berkeluarga.

Prosesi pernikahan dengan adat Pramuka ini menjadi yang pertama di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Proses pernikahan keduanya, di antaranya mengantar kedua mempelai ke pelaminan, penyematan pramuka dewasa, pemasangan cincin nikah, dan pemberian buku nikah.

Keseluruhan prosesi ala Pramuka itu berlangsung selama 30 menit.

Reaksi keluarga

Keputusan Dita dan Aswin memakai seragam Pramuka saat akad nikah mendapatkan dukungan dari keluarga.

"Kalau keluarga, waktu kami berdua omongin masalah itu (memakai seragam Pramuka), mereka langsung setuju," ujar Dita, yang sehar-harinya bekerja sebagai karyawan swasta.

Meski keputusan mengenakan seragam Pramuka didukung keluarga, Dita mengakui, para tetangga dan tamu banyak yang terkejut melihat penampilan mereka di atas pelaminan. 

"Awalnya tetangga heran karena mereka baru pertama kali melihat momen yang seperti ini. Alhasil warga dengan sangat antusiasnya melihat momen ini berubah dari heran menjadi bangga," kata Dita.

Kompas TV Gerakan pramuka di Kalimantan Timur yang mengibarkan bendera merah putih raksasa berukuran 1.000 meter persegi.


Komentar

Terkini Lainnya


Close Ads X