Otak Penculikan Anak Jaksa di TTU Adalah Seorang Perempuan

Kompas.com - 30/05/2018, 12:14 WIB
Pelaku RK saat diamankan aparat Kepolisian Resor Kupang Kota, Selasa (29/5/2018) malam. KOMPAS.com/Sigiranus Marutho BerePelaku RK saat diamankan aparat Kepolisian Resor Kupang Kota, Selasa (29/5/2018) malam.

KUPANG, KOMPAS.com - Tim gabungan dari Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Polres Kupang Kota menangkap dua orang pelaku penculikan Richad Mantolas (4), putra dari Kundrat Mantolas, kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Kapolres Kupang Kota AKBP Anthon Christian Nugroho mengatakan, dua orang yang diamankan, yakni berinisial RK dan CN.

Keduanya lanjut Anthon, diamankan di tempat yang berbeda. RK ditangkap di kediamannya di Kefamenanu, Kabupaten TTU, dan CN diciduk di Bimoku, Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

"Aktor utama penculikan ini adalah pelaku RK, seorang perempuan berusia 43 Tahun. Untuk mendalami keterlibatan pelaku lainnya, akan kita lakukan pemeriksaan secara intensif kepada dua pelaku ini," ungkap Anthon kepada Kompas.com, Selasa (29/5/2018) malam.

Anthon menjelaskan, pengungkapan awal kasus itu berawal dari sejumlah keterangan saksi yang diperiksa, termasuk dari orang tua korban yang sangat kooperatif dan memberikan informasi sebanyak-banyaknya kepada polisi.

Baca juga: Polisi Lacak Penculik Anak Jaksa TTU Melalui CCTV

Berbekal informasi itu, polisi mulai memetakan lingkungan di tempat kejadian dan berhasil menangkap dua pelaku di tempat yang berbeda.


Soal Motif penculikan itu akan disampaikan setelah kedua pelaku diperiksa.

Pantauan Kompas.com, usai ditangkap pada Selasa malam, pelaku CN kemudian dijebloskan ke sel Mapolres Kupang Kota. Sedangkan pelaku RK dibawa oleh polisi dari Kefamenanu menuju Kupang dan tiba di Mapolres Kupang Kota Selasa tengah malam.

Terlihat Direktur Reskrim Polda NTT Kombes Judi Sinlaeloe dan Kasat Brimob NTT Kombes Deonijiu de Fatima memimpin langsung penangkapan pelaku RK.

Sebelumnya diberitakan, Richad Mantolas (4), putra dari Kundrat Mantolas, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), hilang diculik pria bertopeng.

Baca juga: Anak Jaksa di TTU Diduga Hilang Diculik Pria Bertopeng

Richad hilang saat bermain di depan rumahnya di Perumahan BSB (Budianto Sejahtera Bersama) Blok D Nomor 38, Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Senin (28/5/2018) sekitar pukul 07.00 Wita.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

'Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat'

"Herlis Memang Pulang Kampung, Tapi Sudah Jadi Mayat"

Regional
Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Kebijakan Wali Kota Hendi Antar Semarang Jadi Pilot Project Pendataan Keluarga

Regional
Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Rehabilitasi Anak-anak Tuli di Purbalingga, Dompet Dhuafa Salurkan Bantuan ABD

Regional
Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Pedagang Pasar di Surakarta Antusias Divaksin, Ganjar OptimistisPercepat Vaksinasi Pedagang Pasar

Regional
Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Kronologi Pria Mabuk Tembak Dada Bocah 8 Tahun yang Sedang Main, Bermula Omongannya Diacuhkan

Regional
Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Bocah 8 Tahun Diterkam Buaya di Depan Sang Ayah, Jasad Ditemukan Utuh di Dalam Perut Buaya

Regional
Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah 'Siap, Pak'

Wali Kota Tegal Abaikan Saran Gubernur untuk Cabut Laporan, Ganjar: Padahal, Saya Ajak Bicara Sudah "Siap, Pak"

Regional
Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Ibu yang Dilaporkan Anak ke Polisi: Saya Ketakutan, Saya Mengandung Dia 9 Bulan Tak Pernah Minta Balasan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

[POPULER NUSANTARA] Kajari Gadungan Menginap 2 Bulan di Hotel Tanpa Bayar | Pelajar SMP Daftar Nikah di KUA

Regional
Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Nama Ahli Waris Diubah, Anak Laporkan Ibu Kandung ke Polisi, Ini Ceritanya

Regional
Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Sandera Anak dan Rampok Uang Rp 70 Juta, Pria Ini Ditangkap 2 Jam Setelah Bebas dari Penjara

Regional
Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Nur, Mantan Pegawai BCA, Ceritakan Awal Mula Salah Transfer Uang Rp 51 Juta hingga Ardi Dipenjara

Regional
Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Kampung Mati di Ponorogo, Berawal dari Pembangunan Pesantren Tahun 1850 hingga Warga Pindah karena Sepi

Regional
Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Wali Kota Semarang Minta Jembatan Besi Sampangan Segera Difungsikan

Regional
Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Polsek Pekalongan Selatan, Sering Dikira Kafe karena Ada Minibar dan Penuh Lampu Hias

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X