Survei FISIP Universitas Airlangga: Gus Ipul-Puti 47,25 Persen, Khofifah-Emil 42,25 Persen

Kompas.com - 30/05/2018, 09:53 WIB
Debat publik kedua Pilkada Jatim KOMPAS.com/Achmad FaizalDebat publik kedua Pilkada Jatim

SURABAYA, KOMPAS.com - Sebulan menjelang pemungutan suara, elektabilitas dua pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur Jatim bersaing ketat.

Hasil survei Pusat Kajian Pembangunan dan Pengelolaan Konflik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Airlangga Surabaya menyebut, pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Soekarno menang tipis atas pasangan Khofifah Indar Parawansah-Emil Elistyanto Dardak.

Dalam survei yang digelar pada 12 hingga 19 Mei 2018 kepada 800 responden di 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur menyebutkan, elektabilitas pasangan Gus Ipul-Puti 47,25 persen. Sementara pasangan Khofifah-Emil hanya 42,25 persen. Adapun yang belum menentukan pilihan sebesar 10,5 persen.

"Persaingan masih ketat, ibarat duel el clasico seperti di Liga Spanyol," kata Direktur Pusat Kajian Pembangunan dan Pengelolaan Konflik, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Universitas Airlangga Surabaya, Putu Aditya, saat merilis hasil surveinya, Selasa (29/5/2018) malam.

Pemilih Gus Ipul-Puti, kata Putu, terkonsentrasi di wilayah Arek (Surabaya dan sekitarnya serta Malang Raya), Tapal Kuda (Pasuruan hingga Banyuwangi), dan Mataraman dalam.

"Jumlah pemilih terbanyak ada di wilayah Tapal Kuda," jelasnya.

Baca juga: Debat Pilkada Jatim; Proteksi untuk Petani, Bela UMKM hingga Diskusi soal Pak Kardiman

Sementara pendukung Khofifah-Emil banyak berada di wilayah Mataraman pesisir (Tuban, Lamongan, Gresik) dan Madura.

”Kontribusi suara dari Madura ke Khofifah-Emil bahkan 50 persen lebih," ujarnya.

Abdus Sair, pengamat politik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya mengatakan, jika ingin memenangkan Pilkada Jatim, pasangan cagub dan cawagub harus memanfaatkan sebaik-baiknya sisa waktu yang tersedia hingga menjelang pencoblosan pada 27 Juni nanti.

"Harus ada strategi jitu memanfaatkan momentum puasa dan lebaran, asalkan bukan politik uang," katanya.

Dia juga mengusulkan agar pasangan mengoptimalkan dukungan kader partai pengusung, karena menurut hasil survei, dukungan kader masing-masing partai pengusung masih di bawah angka 30 persen.

"Sisanya ke mana saja, ini bisa dimanfaatkan," pungkasnya.

Baca juga: Swing Voters Jadi Penentu Nasib Khofifah dan Gus Ipul di Pilkada Jatim

Di Pilkada Jatim, pasangan Khofifah Indar Parawansah-Emil Elistyanto Dardak yang diusung PPP, Partai Demokrat, Golkar, Nasdem dan Partai Hanura. Sedangkan pasangan Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno diusung PDI-P, Partai Gerindra, PKB, dan PKS.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X