Kompas.com - 30/05/2018, 05:58 WIB
Ilustrasi melarikan diri, kabur dari tahanan Nonsap Visuals/UnsplashIlustrasi melarikan diri, kabur dari tahanan

MAKASSAR, KOMPAS.com – Seorang tahanan, Angga Widiomiharja (27), warga BTN Empoang Permai, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, kabur saat disuruh mengecat ruangan kerja kasat Narkoba Polres Jeneponto, Senin (29/5/2018) pukul 12.00 Wita.

Namun keesokan harinya, Selasa (29/5/2018) pukul 21.30 Wita, Angga bisa ditangkap kembali oleh Tim Khusus Polda Sulsel di rumah temannya, Takdir di Jalan Mallengkeri, Kecamatan Tamalate, Makassar.

Angga yang berprofesi sebagai karyawan swasta ini ditangkap terkait kasus narkoba.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani yang dikonfirmasi membenarkan tertangkapnya kembali seorang tahanan narkoba di Makassar yang kabur dari Polres Jeneponto.

Baca juga: Pesta Sabu, Dokter dan Perawat Menangis Saat Digiring ke Tahanan

 

Saat ini, tersangka sudah diamankan di posko Tim Khusus Polda Sulsel sambil menjalani pemeriksaan.

“Tertangkapnya kembali tersangka Angga berdasarkan kerja sama Polres Jeneponto dengan Tim Khusus Polda Sulsel. Persembunyian tersangka Angga berhasil diketahui setelah Tim Khusus Polda Sulsel berkoordinasi dengan Polres Jeneponto. Tersangka Angga akan dijemput oleh tim Polres Jeneponto untuk menjalani proses hukum atas kasus narkoba yang menjeratnya,” katanya.

Baca juga: Polisi Tetapkan 1 Tersangka dalam Kasus Tewasnya Tahanan Rutan Rembang

Dari pengakuan tersangka Angga, lanjut Dicky, ia bisa kabur dari Polres Jeneponto saat disuruh mengecat tembok ruangan kasat Narkoba. Saat itu, tersangka hendak diperiksa oleh penyidik Satuan Narkoba Polres Jeneponto.

“Penyidik sedang beristirahat. Tersangka disuruh oleh kasat Narkoba mengecat ruangannya. Melihat tidak ada pengawasan, tersangka melarikan diri keluar dari Markas Polres Jeneponto dan menumpangi ojek menuju jembatan Bellokallong. Dari situ, tersangka kemudian naik mobil ke rumah temannya di Kota Makassar hingga berhasil kembali ditangkap,” bebernya.

Kompas TV Masih ada sekitar 200 tahanan yang menunggu pemindahan ke sejumlah lapas.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.