Banjir dan Longsor Terjang Sejumlah Kawasan di Ambon

Kompas.com - 29/05/2018, 16:44 WIB
Banjir dan tanah longsor menerjang sejumlah kawasan di Kota Ambon, Selasa (29/5/2018)KOMPAS.com/ RAHMAN RAHMAT PATTY Banjir dan tanah longsor menerjang sejumlah kawasan di Kota Ambon, Selasa (29/5/2018)

AMBON, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur Kota Ambon selama lebih dari lima jam menyebabkan sejumlah kawasan di ibu kota Provinsi Maluku itu dilanda banjir dan tanah longsor, Selasa (29/5/2018).

Selain banjir dan tanah longsor, pohon tumbang juga terjadi di kawasan Baguala akibat hujan lebat yang mengguyur Kota Ambon.

Kondisi terparah akibat banjir berada di kawasan Ahuru, Kecamatan Sirimau, serta Passo dan Waiheru di Kecamatan Baguala. Di dua kawasan itu, banjir tak hanya menggenangi rumah-rumah warga, tetapi juga jalan utama hingga ketinggian setengah meter.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun musibah banjir dan tanah longsor ikut menyebabkan arus lalu lintas lintas di Jalan Jenderal Sudirman di kawasan Tantui menjadi terganggu akibat tertutup material longsor.


Untuk mengatasi musibah itu, Polda Maluku langsung mengerahkan ratusan personel Brimob untuk membantu warga yang terdampak musibah di sejumlah titik di kota Ambon.

Baca juga: Bandara Temindung dalam Kenangan, Sering Banjir hingga Tempat Anak-anak Main Bola...

Ratusan personel yang dikerahkan itu tidak hanya membersihkan material longsor tetapi juga gorong-gorong di lokasi banjir.

“Kita kerahkan anggota Brimob untuk membantu warga yang terkena dampak banjir di Ahuru juga di Passo dan Waiheru,” kata Kapolda Maluku Irjen Pol Andap Budhi Revianto kepada wartawan, Selasa (29/5/2018).

Baca juga: Pasca-banjir, TNI dan Polri Bantu Bersihkan Rumah Warga dari Lumpur

Dia mengaku personel yang dikerahkan juga ikut membersihkan material longsoran yang menutup badan jalan di Tantui, termasuk juga pohon yang tumbang di Baguala.

“Kita memberdayakan seluruh anggota termasuk polres jajaran untuk selalu siap dan sigap menolong masyarakat di tengah anomali cuaca yang ada,” katanya.


Terkini Lainnya

BPN: UN Jadi Beban Para Pelajar dan Orangtua

BPN: UN Jadi Beban Para Pelajar dan Orangtua

Nasional
Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Tim DVI Kembali Identifikasi 4 Jenazah Korban Banjir Bandang Jayapura

Regional
Melawan Manifesto Kebencian

Melawan Manifesto Kebencian

Internasional
Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Sepakat Berdamai, Siswa SMA Peluk Kepala Sekolah yang Dianiayanya

Regional
Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Presiden Mozambik Sebut Korban Tewas Topan Idai Bisa Capai 1.000 Orang

Internasional
Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Pentingnya Bekal bagi Warga Binaan Sebelum Menghirup Udara Bebas..

Megapolitan
Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni  Rp 15 Juta

Dua Jenazah Warga Malaysia Dipulangkan, Keluarga Disantuni Rp 15 Juta

Regional
500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

500 Hektar Lahan Sawah di Manggarai Barat Terendam Banjir

Regional
Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Bantu Napi Bawa Telepon Genggam ke Penjara, Petugas Bisa Dipecat

Megapolitan
Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Jokowi Tak Hadir, Lelang Motor Chopperland hingga Gitar untuk Dana Kampanye Dibatalkan

Regional
Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Intelijen Turki Ikut Selidiki Motif Penembakan di Trem Utrecht

Internasional
Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Menanti Putusan Sela Majelis Hakim dalam Sidang Lanjutan Ratna Sarumpaet, Hari Ini

Megapolitan
Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Waspada Hujan Petir Disertai Angin Kencang di Jakbar, Jaksel, dan Jaktim

Megapolitan
[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

[BERITA POPULER] Survei SMRC: Prabowo-Sandiaga 31,8 Persen | Ma'ruf Amin Kritik Sandiaga

Nasional
Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Polisi Belanda Tahan Pria Terduga Pelaku Penembakan di Trem Utrecht

Internasional

Close Ads X