Tekan Angka Pengangguran, Hasanuddin Akan Bangun Banyak SMK

Kompas.com - 29/05/2018, 16:10 WIB
Calon gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin atau yang akrab disapa Kang Hasan mengaku kecewa dengan kondisi jalan dan sekolah di Kabupaten Karawang saat kumjungannya, Rabu (16/5/2018). Dok HasanahCalon gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin atau yang akrab disapa Kang Hasan mengaku kecewa dengan kondisi jalan dan sekolah di Kabupaten Karawang saat kumjungannya, Rabu (16/5/2018).

CIREBON, KOMPAS.com - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 Tubagus Hasanuddin menyatakan, pihaknya berjanji akan memperbanyak pembangunan sekolah menengah kejuruan (SMK) jika ia terpilih menjadi gubernur Jabar.

Janji itu disampaikan Hasanuddin saat menemui warga Desa Wanayasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Senin (28/5/2018).

Pria yang akrab disapa Kang Hasan ini mengatakan, penyediaan lapangan kerja harus ditunjang dengan kemampuan sumber daya manusia yang mumpuni dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Untuk itulah, Hasan mengatakan pihaknya akan memperbanyak SMK yang berbasis pada peningkatan keterampilan, serta lembaga pendidikan berwirausaha untuk mewujudkan kemandirian ekonomi.

"Lulusan SMK ini nantinya bukan hanya siap kerja, tapi siap mencipatakan lapangan kerja dengan keterampilan yang dia punya," kata Hasan, Senin malam.

Baca juga: Blusukan Ke Subang, Hasanuddin Pastikan Petani Bisa Akses Permodalan

Hasan menambahkan, mereka yang siap mengembangkan usahanya akan diberikan bantuan permodalan, pembinaan, hingga pangsa pasar.

"Bentuknya macam-macam, apakah itu pariwisata atau industri kreatif seperti fashion atau sebagainya. Pastinya akan selalu kita dukung," tuturnya.

Dalam upaya untuk menekan angka pengangguran, jenderal bintang dua itu telah menyiapkan program Kartu Boga Gawe.

Kartu tersebut, menurut Hasan, akan terafiliasi secara online yang menghubungkan antara data pengangguran yang dimiliki pemerintah daerah dan lapangan kerja yang tersedia di berbagai perusahaan di Jawa Barat.

"Di dalam Kartu Boga Gawe itu berisi data tingkat pendidikan, keterampilan, hingga pengalaman kerja," ungkapnya.

Baca juga: Hasanuddin Perkenalkan Molotot.com di Karawang

Mantan anggota Komisi I DPR RI itu menjelaskan, lowongan kerja yang disediakan melalui Kartu Boga Gawe akan disesuaikan dengan tingkat pendidikan dan kapasitas kemampuan yang dimiliki sesuai data yang masuk.

Hasan mengatakan, hal tersebut untuk mempermudah masyarakat dan perusahaan dalam mendapatkan pekerjaan yang dibutuhkan.

"Dengan Kartu Boga Gawe itu pemerintah bertanggung jawab terhadap warga yang membutuhkan kerja," jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X