Kompas.com - 29/05/2018, 01:07 WIB

MATARAM, KOMPAS.com - Wakapolri Komjen Syafruddin menekankan tindakan terhadap organisasi teroris di Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), harus ditangai sesuai skalanya, serta sesuai kewilayahannya, dan berkoordinasi dengan Mabes Polri. 

Organisasi teroris yang dimaksud seperti Jamaah Anshorut Daulah (JAD) dan Jamaah Ansharut Tauhid (JAT).

Hal itu dikatakan Wakapolri Komjen Syafruddin di Mataram, usai mengukuhkan status Polda NTB dari tipe B menjadi tipe A, di lapangan Gajah Mada Polda NTB, Senin (28/5/2018) sore. 

Wakapolri juga menekankan perlunya soft approach atau pencegahan terhadap terorisme, bukannya menggunakan pendekatan kekerasan. 

Baca juga: Sambut Ramadhan 2018, Polda NTB Musnahkan Ribuan Miras

"Karena mereka itu adalah saudara kita, adalah masyarakat sendiri. Saya selalu tekankan untuk penanganan soft approach, bukan kekerasan," kata Syafruddin.

Terkait status keamanan Bima yang dinilai masih rawan, Wakapolri menyebutkan itu tergantung skala dan situasi di wilayah NTB. Polda NTB nantinya akan berkoordinasi dengan Mabes Polri terkait penanganan terorisme.

Perubahan status

Status Polda NTB yang berubah menjadi tipe A dari semula tipe B merupakan hasil studi kelayakan yang telah dilakukan selama setahun. Hasil studi tersebut juga mendapat verifikasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). 

Alasan lain, NTB merupakan wilayah yang sulit sebab berbatasan dengan negara lain sehingga memicu banyak potensi konflik. NTB sendiri memiliki banyak pulau yang tersebar dan memerlukan pengawasan yang ketat.

Baca juga: Terobos Iring-iringan Polda NTB, 2 Biker Hantam Mobil, 1 Kritis

"NTB juga memiliki potensi wisata terbesar setelah Bali dan 10 tahun ke depan diprediksi bisa melebihi Bali, perubahan tipe ini telah melalui proses penilaian setahun," kata Komjen Syafruddin. 

Dengan status A, fasilitas dan personil Polda NTB akan bertambah dan mengedepankan layanan publik. Sebagaimana diketahui, untuk status A ini, minimal harus tersedia 15.000 personil anggota Polisi. 

Selain Polda NTB, tiga Polda lain yang berubah statusnya, seperti Polda Jambi, Kalimantan Selatan dan Polda Kalimantan Tengah.

Kompas TV Remunerasi yang cukup besar dari negara membuat Wakapolri yakin tidak lagi ada anggotanya yang terlibat pungli.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Pembangunan Masjid Raya Al-Jabbar Capai 56 Persen, Kang Emil: Pengerjaannya Tidak Mudah

Regional
Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Meriahkan Y20, Jabar Adakan Youth Innovation Festival untuk Publik

Regional
Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Ridwan Kamil Sebut KTT Y20 Jadi Platform Anak Muda Bangun Masa Depan

Regional
Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Peluang Ekspor Nonmigas Terbuka Lebar, Pemprov Jabar Fokus Dukung Eksportir Muda

Regional
Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Pertama di Indonesia, Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.