Kompas.com - 28/05/2018, 17:10 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Ahli Vulkanologi Surono menyampaikan wisatawan tidak perlu takut untuk datang berwisata di lereng Gunung Merapi. Sebab, meski status Gunung Api yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan DIY ini Waspada, namun destinasi wisata di lereng Merapi aman untuk dikunjungi.

Surono atau sering dipanggil dengan Mbah Rono, pada hari Minggu (28/05/2018) mengunjungi lereng Merapi. Mbah Rono menyempatkan diri berbincang-bincang dengan warga dan relawan di Kinahrejo serta Glagaharjo. Kedatangannya ini untuk menepati janji yang pernah diucapkannya kepada masyarakat lereng Merapi.

"Saya ditagih janji oleh teman-teman relawan, katanya Mbah Rono tidak pernah membiarkan masyarakat Merapi sendiri saat Merapi meletus. Maka hari ini saya menepati janji itu," ujar Surono saat ditemui Kompas.com di Hotel Santika, Minggu (27/05/2018) malam.

Baca juga: Status Merapi Normal, Destinasi Wisata Kaliurang Tetap Dibuka

Mbah Rono mengungkapkan saat mengunjungi destinasi wisata di vulcano tour Kinahrejo dan Kaliurang warga menceritakan setelah terjadi peningkatan aktivitas Gunung Merapi kunjungan wisawatan menurun. Bahkan destinasi wisata di lereng Merapi cenderung sepi.

"Saya tanya kenapa sepi, kata mereka wisatawan takut untuk datang karena terjadi letusan Merapi. Mereka mengeluh kalau seperti ini, libur lebaran bisa sepi," ungkapnya.

Menurut dia, wisatawan tidak perlu takut untuk datang menikmati keindahan alam Kaliurang maupun Vulkano tour. Status Gunung Merapi memang waspada (Level II) dan rekomendasi BPPTKG radius bahaya berada di dalam 3 Km dari Puncak Gunung Merapi. Sementara, destinasi wisata Kaliurang dan Lava Tour berada di luar radius bahaya 3 km.

"Yang mau wisata ke Yogyakarta, mau melihat Merapi, melihat Kaliurang atau Lava Tour silahkan datang, ga usah takut, Merapi indah kok, tidak bahaya," tegasnya.

Baca juga: Triyono: Jadi Pengamat Merapi, Kadang Lupa Rasanya Rindu Keluarga

Tak hanya ke destinasi wisata, Mbah Rono juga menyempatkan diri mengunjungi warga yang mengungsi di Balai Desa Glagaharjo, Sleman. Di pengungsian Mbah Rono juga berbincang -bincang dengan pada pengungsi.

"Kepengungsian, saya sampaikan sebenarnya tidak perlu mengungsi karena radius bahaya yang direkomendasikan BPPTKG kan di dalam radius 3 Km, mereka di luar radius bahaya itu. Kasihan juga orang-orang tua tidur di emperan, padahal belum masanya mengungsi," tandasnya.

Menurut Mbah Rono pasca 2010 lalu, karakter letusan Gunung Merapi akan berubah. Sehingga letusannya tidak harus di samakan dengan tahun 2010 lalu.

"Tidak setiap letusan Merapi itu sama dengan 2010. Masyarakat harus berubah mainsite-nya, tidak sama," ungkapnya

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan mengatakan seluruh pengungsi hari ini Senin (28/05/2018) sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

"Total yang mengungsi kemarin ada 40 orang di Balai Desa Glagaharjo. Tadi sudah kembali, sudah diantar kerumah masing-masing," ungkapnya. 

Baca juga: Merapi Erupsi, 110 Lebih Wisata Lava Tour Batal Beroperasi

Kompas TV Meski kondisi stabil, namun warga diimbau untuk tetap waspada.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Ridwan Kamil Ajak Pelaku Seni dan UMKM Jabar Tingkatkan Inovasi

Regional
Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Diskominfo Riau Dorong Setiap Desa Memiliki Komunitas Informasi Masyarakat Berbasis Digital

Regional
Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Manfaatkan Teknologi Digital, PDAM Taman Sari Madiun Raih Juara 3 Digitalisasi Layanan Pelanggan

Regional
36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

36 Desa Wisata Disiapkan untuk Dukung Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas

Regional
Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Walkot Bobby Salurkan Bantuan Senilai Rp 600.000 kepada Penarik Ojol dan Bentor

Regional
Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Atalia Praratya: Selain Ibu, Tumbuh Anak Harus Didukung oleh Ayah

Regional
Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Kompetisi JRRC Diharapkan Dorong Perkembangan Wisata Baru di Garut

Regional
Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Kenalkan Tugas dan Fungsi Kepala Daerah, Walkot Bobby Ajak Puluhan Siswa Berkeliling Balai Kota

Regional
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Punya Gaya Kepemimpinan yang Berbeda dengan Anies Baswedan

Regional
Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Jabar Quick Response Sukses Gelar Kompetisi Mitigasi Bencana JRRC 2022

Regional
Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Atasi Dampak Kenaikan Harga BBM, Pemkot Medan Gelontorkan Subsidi untuk 900 Unit Angkot

Regional
Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Banyak Investasi Masuk ke Jateng, Ganjar: Tingkat Layanan Kita Sangat Serius

Regional
Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Tekan Inflasi di Wonogiri, Bupati Jekek Sebut Akan Buka Banyak Lapangan Pekerjaan

Regional
Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Pemprov Jabar Siap Tawarkan 17 Proyek Energi Terbarukan pada Gelaran WJIS 2022

Regional
Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Terapkan Materi Pemahaman Wawasan Kebangsaan, Disdik Jabar Dapat Apresiasi dari Lemhannas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.