Tawarkan Satwa Dilindungi di Facebook, 2 Orang Diamankan Polisi - Kompas.com

Tawarkan Satwa Dilindungi di Facebook, 2 Orang Diamankan Polisi

Kompas.com - 26/05/2018, 21:06 WIB
Ilustrasi anak burung elang. (AFP/HO/SAG) Ilustrasi anak burung elang. (AFP/HO/SAG)

GRESIK, KOMPAS.com – Satreskrim Polres Gresik mengamankan dua orang, lantaran kedapatan telah memperjualbelikan satwa yang tergolong dilindungi, yakni burung elang. Mereka berinisial MH (40) dan ZI (15).

“Kedua pelaku diamankan anggota saat melakukan transaksi satwa yang dilindungi itu di pom bensin Sembayat di Kecamatan Manyar, Jumat (25/5/2018) malam, sekitar pukul 21.30 WIB,” tutur Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro saat dikonfirmasi Kompas.com, Sabtu (26/5/2018).

Petugas kepolisian mengamankan satu ekor burung elang jenis black kite yang termasuk dalam family accipitridae dan  satu ekor anakan alap-alap yang termasuk keluarga falconidae.

“Saat dilakukan pengamanan, ditemukan pelaku sedang melakukan penjualan satu ekor elang dewasa dan anakan alap-alap itu. Dari pengakuan, mereka melakukan pemasaran menggunakan sarana Facebook untuk menawarkan satwa itu kepada calon pembeli,” jelasnya.

Baca juga: Aktivitas Merapi Dapat Menyebabkan Pergerakan Satwa di Taman Nasional 

Atas perbuatan yang dilakukan, pelaku disangkakan Pasal 40 ayat 2 jo Pasal 21 ayat 2 huruf a Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990, tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

“Kami sudah berkoordinasi dengan BBKSDA Jawa Timur untuk perawatan satwa tersebut, dengan penyidikan juga masih kami kembangkan,” pungkas dia.


Terkini Lainnya

Megawati: Kenapa Ya, Perempuan Indonesia Tidak Mau Jadi seperti Saya?

Megawati: Kenapa Ya, Perempuan Indonesia Tidak Mau Jadi seperti Saya?

Nasional
Thailand Gelar Pemilihan Umum pada 24 Maret

Thailand Gelar Pemilihan Umum pada 24 Maret

Internasional
Timses Optimistis Program Perpajakan Prabowo-Sandiaga Didukung Pelaku Usaha

Timses Optimistis Program Perpajakan Prabowo-Sandiaga Didukung Pelaku Usaha

Nasional
Dewi Perssik Diperiksa 4,5 Jam atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Dewi Perssik Diperiksa 4,5 Jam atas Dugaan Pencemaran Nama Baik

Megapolitan
Masih Ada Pemilih yang 'Mendua', Tim Jokowi-Ma'ruf Akan 'Door to Door'

Masih Ada Pemilih yang "Mendua", Tim Jokowi-Ma'ruf Akan "Door to Door"

Nasional
Tim SAR Kembali Temukan 3 Jasad Korban Longsor, Total 11 Korban Tewas di Gowa

Tim SAR Kembali Temukan 3 Jasad Korban Longsor, Total 11 Korban Tewas di Gowa

Regional
Kasus DBD di Januari 2019 di DKI Naik Hampir Dua Kali Lipat dari Januari 2018

Kasus DBD di Januari 2019 di DKI Naik Hampir Dua Kali Lipat dari Januari 2018

Megapolitan
Tebing Longsor, Seorang Penambang Pasir Tewas, Empat Lainnya Terluka

Tebing Longsor, Seorang Penambang Pasir Tewas, Empat Lainnya Terluka

Regional
6 Fakta Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah di Ciamis, 2 Karung Terlanjur Beredar hingga Kagetkan Pimpinan Ponpes

6 Fakta Beredarnya Tabloid Indonesia Barokah di Ciamis, 2 Karung Terlanjur Beredar hingga Kagetkan Pimpinan Ponpes

Regional
Bos PT Nila Alam Mengaku Ketakutan Saat Didatangi Puluhan Anggota Kelompok Herculesa

Bos PT Nila Alam Mengaku Ketakutan Saat Didatangi Puluhan Anggota Kelompok Herculesa

Megapolitan
[HOAKS] Kapal Tenggelam di Perairan Kangean, Jawa Timur

[HOAKS] Kapal Tenggelam di Perairan Kangean, Jawa Timur

Regional
3 Faktor Penyebab Amblesnya Jalan Raya Gubeng Menurut Polda Jatim

3 Faktor Penyebab Amblesnya Jalan Raya Gubeng Menurut Polda Jatim

Regional
Bawaslu Telusuri Dana Rp 2 Miliar yang Digunakan Jokowi untuk Beli Sabun

Bawaslu Telusuri Dana Rp 2 Miliar yang Digunakan Jokowi untuk Beli Sabun

Nasional
Wali Kota Hendi Ajak Ibu-ibu Pengajian Bangun Kota Semarang

Wali Kota Hendi Ajak Ibu-ibu Pengajian Bangun Kota Semarang

Regional
Usai Diklarifikasi Inspektorat Pemprov Jatim, Wabup Trenggalek Irit Bicara

Usai Diklarifikasi Inspektorat Pemprov Jatim, Wabup Trenggalek Irit Bicara

Regional

Close Ads X