Tembak Pengendara Motor dengan "Air Gun", Seorang Mahasiswa Diamankan Polisi

Kompas.com - 26/05/2018, 15:55 WIB
Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo dan pelaku penembakan terhadap seorang pengendara sepeda motor saat diamankan di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/5/2018). KOMPAS.com/Labib ZamaniKapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo dan pelaku penembakan terhadap seorang pengendara sepeda motor saat diamankan di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/5/2018).

SOLO, KOMPAS.com - Seorang mahasiswa, Peta Ocky (25) diamankan polisi setelah menodong dan menembaki pengendara sepeda motor, AM di kawasan lampu merah Kleco, Jalan Slamet Riyadi Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (25/5/2018) sekitar pukul 16.00 WIB.

Pelaku ditangkap di rumahnya Kampung Karangturi, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo, Jawa Tengah, Jumat malam beserta barang bukti berupa pistol jenis air gun buatan Taiwan dan satu unit mobil Mitsubishi Pajero warna putih AD 7157 AH.

"Pelaku kita amankan beserta barang bukti berupa pistol air gun dan satu unit mobil di rumahnya. Kita masih terus melakukan pemeriksaan terhadap pelaku," kata Kapolresta Surakarta, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo, di Mapolresta Surakarta, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (26/5/2018).

Menurut Kapolresta, aksi koboi jalanan itu terjadi bermula mobil pelaku menyerempet sepeda motor korban di kawasan lampu merah Kleco, Jalan Slamet Riyadi Laweyan. Korban yang tidak terima menggedor mobil dan mengeluarkan kata-kata kasar kepada pelaku.

Baca juga: Naik Pangkat, Dua Polisi yang Tembak Mati 4 Teroris di Mapolda Riau

"Pelaku membuka kaca mobil menodongkan pistol ke arah korban. Pelaku lalu menembaki korban sebanyak empat kali mengenai motor dan punggung kiri korban," ujar dia.

Sementara menurut pengakuan pelaku, dirinya menodong dan menembaki korban menggunakan pistol jenis air gun tersebut karena emosi. Pasalnya, dia merasa mobilnya tidak menyerempet sepeda motor korban, namun tiba-tiba mobilnya tersebut digedor korban.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saya mengeluarkan pistol air gun dan menembaki korban karena emosi. Saya enggak tahu kalau di sebelah kiri mobil saya ada pengendara sepeda motor," kata dia.

Tindakan melanggar hukum yang dilakukan oleh pelaku tersebut pun viral di media sosial (medsos) Facebook, yakni di Info Cegatan Solo dan Info Wong Solo. Karena pada saat kejadian itu ada yang merekam aksi tersebut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut, pelaku dijerat Pasal 351 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Penganiayaan dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Tekan Dampak PPKM, Pemprov Jabar Akan Salurkan Bansos ke 1,9 Juta Keluarga

Regional
Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Serapan Anggaran Covid-19 Jateng Capai 17,28 Persen, Bukan 0,15 Persen

Regional
Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Ridwan Kamil Janji Usulkan PPKM yang Lebih Proporsional kepada Pemerintah Pusat

Regional
Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X