Jual Sisik Trenggiling, Dua Pemuda Ditangkap Polisi Hutan

Kompas.com - 25/05/2018, 09:45 WIB
Para pelaku beserta barang bukti berupa sisik trenggiling saat diamankan petugas SPORC Brigade Bekantan. DOK SPORC BRIGADE BEKANTANPara pelaku beserta barang bukti berupa sisik trenggiling saat diamankan petugas SPORC Brigade Bekantan.

PONTIANAK, KOMPAS.com - Satuan Polisi Hutan Reaksi Cepat (SPORC) Brigade Bekantan Balai Gakkum KLHK Kalimantan Seksi Wilayah III Pontianak mengamankan dua pemuda PD (25) dan JN (27).

Keduanya diduga melakukan tindak pidana perdagangan bagian satwa yang dilindungi undang-undang.

David muhammad, Kepala Seksi wilayah III Pontianak Balai Gakkum Kalimantan mengungkapkan, kedua pelaku diamankan di depan rumah makan di Jalan Raya Sintang - Nanga Pinoh, Melawi, Selasa (22/5/2018).

Saat itu, keduanya hendak memperjualbelikan sisik trenggiling (manis javanica). Mereka tertangkap tangan petugas SPORC bersama Korwas PPNS Ditreskrimsus Polda Kalbar.

Baca juga: Viral, Video Polisi di Makassar Diduga Minta Uang Saat Tilang Pengendara

"Penangkapan dua pelaku berawal laporan yang diterima Tim SPORC dari masyarakat akan adanya perdagangan sisik trenggiling di daerah Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi," ujar David, Kamis (25/5/2018) malam.

Pihaknya kemudian menyelidiki dan didapat informasi, akan ada transaksi perdagangan sisik trenggiling di depan sebuah rumah makan di daerah Nanga Pinoh.

Saat dilakukan pengintaian, kedua pelaku terlihat sedang menunggu pembeli. Namun pembeli tersebut tidak kunjung datang. 

"Setelah sekian lama menunggu, pelaku yang masih berada di atas motor nampak gelisah dan ingin pergi dari lokasi tersebut, dan langsung dibekuk petugas," ungkap David.

Berdasakan pengakuan tersangka, keduanya berasal dari daerah Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah. Mereka mendapatkan sisik trenggiling dengan cara berburu di daerahnya.

"Setelah terkumpul, para tersangka ini membawa sisik trenggiling dan akan dijual di Nanga Pinoh sesuai dengan pesanan calon pembeli," jelas David.

Baca juga: Viral, Video Aksi Peluk Saya Perempuan Bercadar di Surabaya

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Fakta Ayah Setubuhi 2 Anak Tiri hingga Hamil, Terungkap Saat Diinterogasi Keluarga hingga Pelaku Diamuk Warga

Regional
Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Pada 31 Mei, Maluku Tak Ada Kasus Positif Corona Baru

Regional
Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Pemkot Banjarmasin Putuskan Tak Perpanjang PSBB

Regional
Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Penjagaan Ketat Perbatasan yang Didukung Warga, Kunci Lebong Nihil Covid-19

Regional
Empat Wilayah di Sumsel Bersiap 'New Normal', Palembang Tak Masuk

Empat Wilayah di Sumsel Bersiap "New Normal", Palembang Tak Masuk

Regional
Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Petugas Berpakaian APD Diusir dan Nyaris Diamuk Warga, Pejabat Desa: Keluarga Keberatan dan Kurang Nyaman

Regional
Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Kawasan Wisata Lombok Barat Tutup, Ratusan Kendaraan hendak Berkunjung Dipaksa Putar Balik

Regional
Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Usai Periksa Pasien Covid-19, Perawat Diancam hingga Trauma, Ganjar: Jangan Aneh-aneh, Kita Lagi Kondisi Sulit

Regional
Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Dari 62 Kasus Positif Covid-19 di Sukabumi, 59 Pasien dari Klaster Institusi Negara

Regional
3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

3 Warga Ngada NTT Tewas Keracunan Belerang Saat Bakar Sarang Lebah

Regional
Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Perawat Diancam Usai Periksa Pasien Covid-19, Ganjar Minta Pelakunya Diusut

Regional
Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Bayi Kembar Usia 1 Tahun Terpapar Corona dari Klaster Jemaat HOG Batam

Regional
Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Halusinasi Kapolsek Berujung Pemecatan, Tabrak Rumah Warga hingga Tewaskan Balita

Regional
Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Khofifah: Siswa di Jatim Tetap Belajar di Rumah Meski Masuk Fase New Normal

Regional
Pasutri di Sukabumi Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Anaknya

Pasutri di Sukabumi Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X